Ini Alasan Lima Rumah Sakit di Depok Batal Turun Kelas

In Metropolis

KEMBALI NAIK : Sejumlah kendaraan melintas di depan RSIA Bunda Aliyah di Jalan Kartini Raya, Kecamatan Pancoranmas. Beberapa rumah sakit yang sempat mengalami penurunan tipe menjadi tipe D sekarang sudah naik seperti semula ke tipe C. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Dua bulan lalu lima Rumah Sakit tipe C di Kota Depok turun kelas ke tipe D. Kelima rumah sakit itu, RS Citra Arrafiq, RS Bunda Aliyah Depok, RS Tumbuh Kembang, RS Jantung Diagram dan RS Setia Bakti. Terbaru, berdasarkan Surat Keputusan dari Kementerian Kesehatan RI, kelimanya batal turun kelas atau tetap pada tipe semula.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Novarita mengemukakan, beberapa rumah sakit ini tetap berada di posisi semula yakni tipe C.

“Iya sudah kembali seperti semula tetap di Tipe C,” ungkapnya kepada Harian Radar Depok, di Balaikota, Jumat (20/9).

Dia mengatakan, Kementerian Kesehatan sudah merevisi ulang penilaian terhadap lima rumah sakit tersebut. Pemrevisian ulang ini juga dilakukan usai pihak rumah sakit melayangkan surat balasan atas ketidakpuasan penilaian oleh pemerintah pusat.

“Saya kurang tahu kapan surat review ulang itu datang ke kami, intinya bersyukur bahwa kelima rumah sakit tidak jadi turun kelas ke (tipe) D,” kata Novarita.

Sebelumnya pada akhir Juni 2019 Dinas Kesehatan Kota Depok mendapatkan surat dari Kemenkes RI terkait lima rumah sakit di Kota Depok yang turun kelas. Kelimanya masuk dalam 615 rumah sakit se-Indonesia yang direkomendasikan turun kelas.

RSIA Bunda Aliyah Depok merupakan salah satu yang direkomendasikan turun kelas oleh Kemenkes RI. Marketing RSIA Bunda Aliyah Depok, Novriyanto membenarkan bahwa kini rumah sakit yang berlokasi di Jalan Kartini, Kelurahan Depok, Pancoranmas ini sudah kembali ke posisi semula di Tipe C.

Salah satu poin penilaian yang menyebabkan RSIA Bunda Aliyah Depok turun kelas sebelumnya, karena dianggap jumlah SDM yang tidak sesuai ketentuan. Seperti jumlah dokter umum, dokter spesialis, tenaga medis dan lain sebagainya.

“Kami langsung mengirim surat sanggahan ke Kemenkes atas rekomendasi yang dikeluarkan. Karena dengan SDM yang kami punya, dan fasilitas di rumah sakit ini sudah sesuai dengan kelas tipe C,” bebernya.

Dia menyebut dengan kekeliruan yang dikeluarkan oleh Kemenkes tempo hari, tidak berdampak besar kepada kepercayaan masyarakat. Tapi RSIA Bunda Aliyah Depok akan terus meningkatkan pelayanan untuk masyarakat, terutama ibu dan anak.

“RSIA Bunda Aliyah Depok juga pada Mei 2019 lalu sudah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS), dengan meraih hasil tingkat UTAMA (Bintang Empat),” pungkas Novriyanto. (rd)

 

Jurnalis : Nur Aprida Sani (IG: @apridasani)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

Puskesmas Kemirimuka Sempatkan 10 Menit untuk Peregangan

SENAM : Puskesmas Kemirimuka melakukan gerak peregangan 10 Menit disela-sela pelayanan. FOTO : GHEA PATTIA/RADARDEPOK   RADARDEPOK.COM,

Read More...

Jumat Kaya Manfaat di SMPN 22 Depok

SEHAT : Guru dan siswa SMPN 22 Depok sedang melakukan senam bersama, Jumat (18/10). FOTO

Read More...

Lulusan Pesantren Makin Mendapat Pengakuan dari Negara

ILUSTRASI   JAKARTA - Disahkannya UU Pesantren memberikan ruang pengakuan bagi santri setelah menamatkan studinya. Pasalnya, selama

Read More...

Mobile Sliding Menu