Warga Grogol Ilegal Mulai Didata

In Satelit Depok
DATA : Kasi Pindah Datang Disdukcapil Kota Depok, Purwadi (kiri) memberikan berkas formulir kepada Lurah Limo Danudi Aamin (kanan) sembari disaksikan Sekel Grogol, Lukman Djaelani (kanan belakang), Rabu (14/8). FOTO : SANI/RADAR DEPOK

 

 

RADARDEPOK.COM, GROGOL – Pendatang ilegal di Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo mulai didata. Rabu (14/8), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, menyosialisasikan pengisian data penduduk non permanen di aula  kelurahan.

Kasi Pindah Datang Disdukcapil Kota Depok, Purwadi mengatakan, pelaksanaan sosialisasi pengisian data penduduk non permanen penting dilaksanakan, sebagai acuan bagi para Ketua Lingkungan dalam mencatat dinamika penduduk di wilayahnya.

Di Depok siklus perpindahan penduduk cukup dinamis. Oleh sebab itu, para ketua RT harus jeli mencatat penduduk yang datang dan penduduk yang pindah dari wilayahnya. Bagi penduduk non permanen yang sudah menetap lebih selama 6 bulan. Harus membuat Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT) yang dibuat oleh Ketua RT dan Kelurahan.

Jika masa berlaku SKTT telah habis namun yang bersangkutan masih menetap atau tinggal di Depok. Maka harus dibuatkan perpanjangan SKK yang berlaku untuk 6 bulan berikutnya.

“Di Depok ada sekitar 50 sampai 100 penduduk yang datang dan pindah dalam setiap harinya, untuk itu perlu adanya data yang valid dari pengurus lingkungan terkait penduduk non permanen seperti ini,  ujarnya.

Pemberian surat keterangan tempat tinggal bertujuan, untuk mengetahui siklus pergerakan jumlah penduduk dalam tempo singkat. Dan bagi para pemegang SKTT tidak mendapatkan hak memilih dalam pesta Demokrasi kecuali Pilpres.

Hal itu juga berlaku bagi pendistribusian bantuan pemerintah, para penduduk non permanen tidak akan mendapat jatah bantuan apapun dari Pemerintah Kota Depok. Jika selama tinggal di Depok belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Depok.

“Sebenarnya para Ketua Lingkungan mungkin sudah paham soal status para penduduk non permanen, dan perlu diketahui sosialisasi ini hanya menyangkut teknis pengisian data bagi para penduduk non permanen saja, ” imbuhnya.

Menanggapai hal ini, Lurah Grogol, Danudi Amin menyambut baik pelaksanaan sosialisasi yang diselenggarakan oleh Disdukcapil. Dia berharap pasca sosialisasi para Ketua Lingkungan sudah paham dan mengerti dalam pengisian data pendudul non permanen di wilayahnya masing masing. “Ketua lingkungan mesti langsugn segera mendata,” tandasnya singkat. (rd)

 

Jurnalis : Nur Aprida Sani

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

170 Ribu RT/RW dan Jumantik dapat Tiket Gratis ke Ancol

ILUSTRASI : Pantai Ancol. FOTO : JAWA POS   JAKARTA - Sebanyak 170 petugas RT/RW dan Juru

Read More...

1.500 Orang Ikut Jalan Santai Kelurahan Duren Mekar

SEMARAK : Camat Bojongsari, Dede Hidayat membuka peserta jalan santai di depan kantor Kelurahan Duren

Read More...

Truk Habel Over Kapasitas Terguling di Cilodong

BERLEBIH : Sebuah truk warna hiju bermuatan habel yang over kapasitas terguling di Jalan Abdul

Read More...

Mobile Sliding Menu