Walikota Minta Milenial Jangan Anti Politik

In Politika

 

BELAJAR : Walikota Depok, Mohammad Idris saat mengisi acara Sosialisasi dan Pendidikan Politik Pemilih Pemula bagi pelajar SMA/SMK se-Kota Depok, di Wisma Hijau, Kelurahan Mekarsari, Cimanggis, Selasa (20/8). FOTO : DISKOMINFO FOR RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Walikota Depok, Mohammad Idris meminta agar generasi milenial tidak anti terhadap dunia politik. Hal itu ia tekankan kepada para peserta sosialisasi dan pendidikan politik pemilih pemula, bagi pelajar SMA/SMK se-Kota Depok, di Wisma Hijau, Kelurahan Mekarsari, Cimanggis, Selasa (20/8),

Ia menilai, saat ini sudah bukan lagi menjadi rahasia umum adanya sikap kurang peduli pada politik di kalangan milenial. Kesan yang buruk pada politik, kemudian ditangkap sebagai prilaku anti politik.

“Yang ditangkap oleh mereka sudah masuk dalam image otak mereka. Mereka lihat sehari-hari dalam pemandangan simbol-simbol politik, misalnya bagaimana ribut-ributnya di parlemen. Ya seperti itu,” kata Idris dalam sambutannya.

Menurutnya, hal tersebut merupakan dampak dari pada Pilkada ataupun Pileg dan sebagainya. Sehingga, yang membuat sebagian antipati politik. Dirinya ingin meluruskan bahwa politik sebenarnya adalah baik. Yang membuat tidak baik adalah pelakunya.

Ia juga meminta kepada anak milenial jangan anti politik, namun bisa mengendalikan politik pada porsinya. Pasalnya, keterlibatan mereka juga dari partisipasinya.

“Makanya kita perlu Kesbangpol ini untuk sosialisasi tentang masalah kecerdasan politik bagi mereka. Apalagi, diantaranya ada yang masuk dalam pengurus Genre atau generasi berencana. Merekalah yang menyampaikan pesan-pesan ini di forum anak dan lainnya,” paparnya.

Sementara, Kepala Kesbangpol Kota Depok, Hakim Siregar mengatakan, pihaknya terus berupaya dalam meningkatkan partisipasi pemilih dalam pesta demokrasi. Menurutnya, usia pemilih pemula atau usia 17-20 tahun kurang lebih 123 ribuan dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 1,3 juta.

“Kita terus berupaya menggenjot kesadaran dan partisipasi pemilih dalam Pilkada mendatang,” pungkas Hakim.

Dalam kesempatan tersebut, hadir sebagai peserta dari 13 SMAN dan 4 SMK. Walikota berkesempatan dialog bersama peserta dan membacakan tulisan pesan serta harapan bagi Kota Depok. Hadir Ketua KPU Kota Depok Nana Shobarna dan Bawaslu Kota Depok. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya 

You may also read!

artikel FKM UI pengmas

Pengembangan Sistem Database Online Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Pekerja UMKM di Desa Gunung Sari, Kecamatan Citeureup

  Oleh : Mahasiswa Departemen K3 FKM UI Research Assistant  Department Occupational Health and Safety Faculty of Public Health Universitas Indonesia   SESUAI dengan renstra Universitas

Read More...
Artikel desa tarikolot pengmas ui

Mahasiswa FKM UI Kembangkan SiUMKM Berbasis Data untuk UMKM di Kecamatan Citeureup

  Oleh : Muhammad Fitrah Habibullah Undergraduate Student of Occupational Health and Safety Major Faculty of Public Health Universitas Indonesia   SEBAGAI salah satu perwujudan

Read More...
cahaya souvenir

Owner Cahaya Souvenir, Sri Wulandari : Lewati Rintangan, Kini Punya Omset Hingga Rp170 Juta (3-Habis)

SUKSES : Owner Cahaya Souvenir, Sri Wulandari memperlihatkan souvenir buatannya, di tokonya Jalan Margonda Raya,

Read More...

Mobile Sliding Menu