Syafii Effendi Ramaikan Pilkada Depok

In Politika

 

WAWANCARA : Pengusaha muda yang juga bakal Calon Kontestan Pilkada Kota Depok 2020, Syafii Effendi (kanan) saat menghadiri acara di Hotel Bumi Wiyata, Jalan Raya Margonda, Kecamatan Beji, Selasa (20/8) malam. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Berbekal popularitas di kalangan milenial. Pengusaha muda asal Medan, Syafii Effendi berambisi ingin merebut kursi sebagai orang nomor satu di Kota Sejuta Maulid, pada gelaran Pilkada Kota Depok, 23 September 2020.

Saat diwawancara wartawan usai memberikan motivator terhadap ribuan pelajar di Hotel Bumi Wiyata, Jalan Raya Margonda, Kecamatan Beji, Selasa (20/8) malam, pemuda 28 tahun ini pun yakin dirinya bisa terpilih.

“Kalau anak mudanya bergerak saya rasa Depok akan mempunyai pemimpin baru. Karena ini waktnya. Dan kepemimpinan adalah hulu dari perubahan. Anak muda harus melek dengan itu,” kata Syafii.

Selain mengandalkan dukungan dari kalangan milenial, Presiden Pemuda dalam Organisasi Kerjasama Islam (OKI) itu juga telah menyiapkan sederet program yang diyakininya mampu membawa Depok ke arah perubahan yang lebih baik.

“Saya presiden pemuda OKI, kita punya jaringan di 57 negara. Sudah saatnya Depok dibangun bukan hanya dari APBD saja, tapi dari kreatifitas pemimpinnya,” paparnya.

Pemilik lebih dari sembilan perusahaan itu, Depok memiliki potensi untuk bisa menjadi kota terbaik di Indonesia. Salah satu caranya adalah menjadikan kota ini sebagai rumah bagi para pelaku kewirausahaan dan mengaktifkan pihak ketiga tanpa harus membebani APBD.

“Depok memiliki potensi yang luar biasa. Depok lebih dekat Jakarta dan masih banyak lagi. Kalau masyarakat Depok siap ingin berubah, kita siap jadi pemicunya,” tuturnya.

Syafii mengaku, hal itulah yang membuatnya tertarik untuk ikut bertarung dalam ajang Pilkada Depok.

“Kita ingin menyadarkan mereka, khususnya kaum milenial agar menyambut pilkada kali ini bisa berani berkontribusi agar Depok bisa dipimpin orang-orang yang layak,” katanya

Lebih lanjut, dirinya menilai, ada banyak hal yang harus dievaluasi oleh kepemimpinan Depok saat ini. Salah satunya terkait dengan kebijakan-kebijakan yang kurang pro terhadap kaum milenial.

“Padahal anak muda adalah tonggak dari terpicunya keberanian untuk berkembang lagi. Milenial harus mandiri, menjadi pengusaha contohnya. Kaum muda harus melawan mitos-mitos lama. Misalnya kalau kerja harus jadi PNS. Udah engga ada lagi di jaman ini,” terangnya.

Di tempat yang sama, Mantan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Amin, Ilyas Indra mengatakan, dirinya siap mendampingi Syafii dalam ajang pesta demokrasi di Kota Depok. Ilyas menilai, Syafii adalah sosok yang layak memimpin kota tersebut.

“Kami bergabung dalam dunia wirausaha, kita sering bikin event di berbagai daerah membangun kemandirian anak-anak muda. Maka ketika Depok ini akan melakukan pemilihan walikota dari kajian kami di milenial, Depok butuh pemimpin yang mengerti mereka,” tandas Ilyas. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya

 

You may also read!

Selain Naikan Harga Cukai, 3 Langkah Ini Juga Bisa Jadi Menekan Jumlah Perokok

ILUSTRASI   JAKARTA - Adanya kenaikan cukai rokok sebesar 23 persen oleh pemerintah, dimaksudkan yang menjadi sasarannya adalah

Read More...

ICW Curiga Reivisi UU KPK, Karena 23 Anggota DPR Jadi Tersangka

Ketua DPR Setya Novanto harus mendekam di penjara karena kasus korupsi yang menjerat dirinya. Selain

Read More...

Jelang HUT ke-74, PMI Gelar Lomba Edukatif

APEL : Ketua Panitia HUT PMI ke-74, Eka Bachtiar saat memberikan sambutan dalam apel pagi

Read More...

Mobile Sliding Menu