Smart City, Jawaban Persoalan Depok

In Metropolis
KUNJUNGAN : Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna bersama jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Depok, menyambangi Kantor SAP, perusahaan perangkat lunak asal Jerman, di Jakarta, Rabu (21/8). FOTO : SANI/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemkot Depok terus menggeber program Kota Cerdas atau Smart City. Sejumlah langkah dilakukan. Salah satunya, membentuk Tim Khusus Smart City.  Langkah selanjutnya, mulai menyiapkan perangkat infrastrukturnya.

Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna bersama jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Depok, menyambangi Kantor SAP, perusahaan perangkat lunak asal Jerman, di Jakarta, Rabu (21/8). SAP adalah perusahaan yang menyediakan solusi teknologi smart city bagi sejumlah negara.

“Ini (kunjungan) penting karena kami tengah berupaya menerapkan smart city untuk menjawab persoalan-persoalan yang ada di Kota Depok,” kata Pradi.

Kata Pradi, dari kunjungan ini, Pemkot Depok ingin memahami lebih lanjut tentang konsep smart city, termasuk implementasinya. Karena saat ini, Kota Sejuta Maulid sedang mencari jadi diri terkait inovasi yang bisa menjawab persoalan di masyarakat.

“Tentu upaya peningkatan kepuasan publik dan kepecayaan masyarakat terhadap Pemkot Depok. Juga penting sekali ketika kami ingin mejadi kota metropolis yang aman dan nyaman bagi semua warga penduduknya,” sebutnya.

Pradi mengaku penasaran dengan keberadaan SAP sebagai perusahaan penyedia solusi teknologi. “Setelah kami searcing apa itu SAP, ternyata sudah banyak negara yang menggunakan aplikasi SAP,” ungkap dia.

Ke depan, ia berharap, terjalin kerjasama yang bisa segera dilaksanakan atau hal lainnya perlu dikaji lagi lebih lanjut. “Tidak hanya wacana, tapi aksi nyata terkait implementasi smart branding, smart economy, smart society sampai smart governance. Kami ingin ada bentuk kerjasama,” ungkap Pradi.

Sebagai informasi, salah satu kota yang telah bermitra dengan SAP adalah DKI Jakarta, khusunya untuk sektor transportasi yakni aplikasi Trafi, teknologi transportasi pada moda Transjakarta.

Sementara, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Depok, Tinte Rosmiati mengungkapkan, Program Gerakan Menuju 100 Smart City adalah sebuah inisiatif Kominfo sebagai fasilitator pemerintah daerah, dalam memanfaatkan teknologi untuk menjawab tantangan di daerah masing-masing.

Pelaksanaan kegiatan tersebut, kata Tinte juga melibatkan industri yang memiliki pengalaman panjang seputar implementasi smart city. Pelaku industri yang terlibat diantaranya adalah PT. SAP Indonesia.

Implementasi teknologi awalnya tidak mudah apalagi masyarakat yang tidak terbiasa dengan teknologi di dalam kehidupannya. Namun, cepat atau lambat, orang Indonesia akan cepat mengadopsi teknologi di kehidupan.

SAP Indonesia memiliki beberapa solusiSmart Cityseperti digital backbone, computer platform, digital analytic dan smart apps. Selain itu, konten-konten yang disediakan oleh PT. SAP, seperti penangulangan sampah, dan kemacetan merupakan hal yang diperlukan oleh Pemerintah Kota Depok

“SAP IoT Application Enablement menyediakan manajemen dan layanan Big Data, tanpa perlu mengelola muatan penyimpanan data yang dimilikinya,” tandasnya.(rd)

Jurnalis : Nur Aprida Sani

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

Jelang HUT ke-74, PMI Gelar Lomba Edukatif

APEL : Ketua Panitia HUT PMI ke-74, Eka Bachtiar saat memberikan sambutan dalam apel pagi

Read More...

Klinik Pasar Tugu Layani Kesehatan Pasien

CEK KESEHATAN : Petugas medis klinik Pasar Tugu, Widia sedang memeriksa kesehatan salah satu pasien

Read More...

Beli Sate, Gratis Nasi Goreng

Sate Blora Cirebon cabang Depok kini sudah bisa dinikmati, pengunjung bisa datang ke Jalan Margonda,

Read More...

Mobile Sliding Menu