RSUI Buka Layanan Katerisasi Jantung

In nasional, Utama

 

PENDETEKSI: Seorang petugas RSUI memperlihatkan alat pendeteksi pembuluh darah di ruang Layanan Cath Lab atau Laboratorium Kateterisasi Jantung berteknologi tinggi di RSUI, Selasa (13/8). FOTO : RSUI FOR RADAR DEPOK

 

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Walau usianya belum genap satu tahun, Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) yang masuk dalam tipe C ini terus menambah fasilitas pelayanan kesehatan. Terbaru rumah sakit ini membuka Layanan Cath Lab atau Laboratorium Kateterisasi Jantung berteknologi tinggi yang juga menjadi layanan unggulan dalam bidang Neuro Kardiovaskular.

Cath Lab atau Laboratorium Kateterisasi Jantung ini merupakan layanan tindakan medis diagnostik invasif menggunakan sinar X yang berfungsi untuk mendeteksi penyempitan atau sumbatan pembuluh darah jantung/ koroner. Selain untuk melihat kasus penyakit jantung dan pembuluh darah, Cath Lab juga digunakan dalam penanganan kasus penyakit saraf seperti stroke maupun kasus radiologi dan onkologi.

Direktur Utama RSUI, Julianto Witjaksono mengatakan, dengan berbagai keunggulan yang dimiliki Cath Lab RSUI turut mendukung Dokter Spesialis Jantung untuk dapat mengetahui jenis tindakan yang sesuai bagi pasien. Baik itu berupa tindakan pemasangan ring jantung, intervensi dengan balon atau tindakan operasi bypass.

“Diharapkan dengan dibukanya layanan Cath Lab yang merupakan salah satu fasilitas unggulan di Rumah Sakit ini, masyarakat dapat merasakan manfaat dan keunggulan alat tersebut sebagai alat diagnostik sekaligus terapi pada kelainan jantung dan pembuluh darah,” kata Julianto usai meresmikan Layanan Cath Lab di Auditorium Lantai 4 Kampus UI, Beji, Selasa (13/8).

Di lokasi yang sama, Manajer Pelayanan Unggulan RSUI, Rakhmad Hidayat menambahkan, tindakan kateter jantung dilakukan oleh dokter spesialis jantung RSUI yang telah berpengalaman. Sehingga deteksi jantung koroner dapat dilakukan dengan tingkat keakuratan yang tinggi.

Sedangkan, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah RSUI, Dian Zamroni berharap, dengan diluncurkannya layanan Cath Lab dapat mengoptimalkan pelayanan terbaik bagi pasien-pasien dengan kasus jantung. Selain itu, RSUI juga akan turut berperan serta dalam menekan angka kematian akibat penyakit jantung koroner yang menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia maupun di dunia.

“RSUI siap menjadi rumah sakit layanan rujukan bagi jejaring FKTP serta rumah sakit lainnya di area Depok dan sekitarnya untuk berbagai kasus, terutama yang berkaitan dengan neuro kardiovaskular,” paparnya.

Cath Lab RSUI memiliki berbagai keunggulan, dalam bidang Jantung dan Pembuluh Darah misalnya menggunakan sistem Clarity IQ yang merupakan versi tercanggih dan dapat menghasilkan image quality terbaik dengan menggunakan dosis radiasi paling rendah, sehingga aman bagi pasien.

Kemudian, bisa menampilkan hasil gambaran tiga dimensi pembuluh darah pada jantung dengan dilengkapi fitur Expert Swing yang mampu memperlihatkan posisi jantung dan pembuluh darah dari berbagai arah secara detail. “Fitur ini dapat meminimalisir penggunaan kontras dan dosis radiasi, sehingga lebih nyaman bagi pasien,” jelas Dian.

Sementara bidang serebral, memiliki dua detektor (biplane) dengan ukuran 15 inchi sehingga akuisisi gambar secara bersamaan pada daerah kepala dapat dilakukan dengan baik, karena tidak terhalang bahu pasien sehingga waktu pengerjaan tindakan dan dosis radiasi dapat diminimalisir sehingga lebih aman bagi pasien

Lalu dapat digunakan untuk menilai keberhasilan tindakan terapi coiling pada pasien dengan aneurisma. Fitur Aneurysm Flow mampu menampilkan aliran darah sebelum dan sesudah coilingaa. “Selain dilengkapi dengan fitur VasoCT yang memungkinkan untuk menampilkan gambar menyerupai CT-Scan di Cathlab, terdapat juga fitur MR/ CT Roadmap yang dapat memperlihatkan gambaran pembuluh darah dari CT/MRI sebelumnya,” bener Dian.

Terakhir pada bidang onkologi. Memiliki fitur Xperguide dam Emboguide yang dapat memudahkan penggunaan jarum biopsi serta menujukan gambaran feeding vessel pada tumor yang sangat bermanfaat pada terapi metode TransArterial Chemo Embolization (TACE). (rd)

 

Jurnalis : Nur Aprida Sani

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

Gagal Nyolong Motor Aldi Diikat di Tiang Bojongsari

BONYOK : Aldi Andrean (20) babak belur saat ketahuan mencuri sepeda motor diwilayah Kelurahan Curug,

Read More...

Festival Pelung Indonesia untuk Pertahankan Kelestarian Budaya di Depok

PERTAHANKAN : Kyai Syarif Rahmad bersama Kapolsek Sawangan, Kompol Suprasetyo dan peserta Festival Pelung Indonesia

Read More...

Nonton Film Ayu Anak Surga Sosialisasikan PPK

PENJELASAN : Produser Film Ayu Anak Titipan Surga, Bagus Haryanto saat menjelaskan soal nonton bersama

Read More...

Mobile Sliding Menu