Mewariskan Kemampuan Sang Nenek Jadi Hobi

In Metropolis
KREATIF: Pengrajin Rajut Pepitto Miyo, Hepty Brifianti sedang merajut di halaman rumahnya yang berlokasi di Bukit Rivaria, Kelurahan Bedahan, Sawangan, Kamis (15/8). FOTO : SANI/RADAR DEPOK

 

Merajut tidak selalu identik dengan kegiatan orangtua, khususnya nenek-nenek. Terbukti aktivitas merajut kini juga digandrungi oleh generasi muda dan ibu-ibu paruh baya. Seperti pemilik Rumah Rajut Pepitto Miyo, Hepty Brifianti (47).

LAPORAN: NUR APRIDA SANI

RADARDEPOK.COM – Hepty Brifianti atau yang kerap disapa Pepi ini merupakan penghobi rajut yang juga sebagai produsen barang dari hasil mengkaitkan benang-benang tersebut. Kemampuan merajut ia turunkan dari sang nenek yang juga penghobi rajut.

Waktu berusia sekira belasan tahun, dia sering melihat sang nenek merajut pakaian untuk hadiah cucu-cucunya. Karena dianggap unik dan menarik, akhirnya ibu satu orang anak ini mulai menekuni aktivitas tersebut.

“Keluarga besar dari eyang (nenek) dan tante-tante juga suka merajut. Makanya turun ke saya, dari iseng-iseng lalu ditekuni sampai sekarang,” kata Pepi saat ditemui di rumahnya Bukit Rivaria, Kelurahan Bedahan, Sawangan.

Melihat hasil rajutan neneknya yang lucu-lucu, akhirnya Pepi menutuskan untuk mulai merajut. Dari sinilah awal kecintaan Pepi hingga akhirnya menekuni bisnis kerajinan rajut. Memang tidak mudah merajut jika bukan orang yang ingin sungguh-sungguh dan memiliki tangan yang lihai.

Dari tangan dinginnya itu, kini perempuan berusia 47 tahun ini sudah bisa menghasilkan banyak produk rajutan. Dari yang kecil ke besar sampai membuat dengan pola yang lumayan cukup menyulitkan.

Dia sudah membuat baju, syal, taplak, kerudung, hingga sepatu dan sendal. Dalam waktu kurang dari satu minggu satu jenis produk rajutan dapat dia selesaikan dengan tuntas dan bagus tentunya.

“Inilah hobi yang ternyata bermanfaat untuk keberlangsungan hidup saya. Bisa menambah pemasukan keuangan dirumah juga,” ujar Pepi.

Dirinya mengaku bahwa merajut bisa membuat dirinya lupa segala hal, bahkan sampai harta benda wajib seperti dompet pun sampai ketinggalan. (bersambung)

 

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

Piala Bergilir Mochammad Yana Aditya antar Provinsi se-Jawa Siap Digulirkan

      Oleh: Supartono JW*) Pengamat Pendidikan Sepak Bola Nasional   Festival Sepak Bola antar Provinsi se-Jawa, Piala Bergilir Mochammad Yana Aditya U-8, U-10,

Read More...

Dapat Bisikan Misterius, Painah Loncat dari Jembatan Juanda Depok

BUNUH DIRI : Paniah yang mencoba bunuh diri dengan melompat dari jembatan di Jalan Juanda,

Read More...

Ratusan Pesilat Adu Jurus di Cimanggis Cup

BERTANDING : Dua orang pesilat sedang bertarung di Gelanggang A pada Kejuaraan Silat Cimanggis Cup

Read More...

Mobile Sliding Menu