Kapan Depok Punya Sirkuit?

In Metropolis
Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Dunia Otomitif Kota Depok tidak bisa dipandang sebelah mata. Banyak penggiat otomotif yang mampu berprestasi di ajang nasional bahkan internasional. Kota Depok, bisa dianggap sebagai pencetak kader balap nasional. Sayangnya, sejauh ini Kota Depok belum juga memiliki sirkuit balap on road. Tak ayal, banyak pembalap di Kota Depok yang lebih memilih latihan di luar Kota Depok.

Penggiat balap Kota Depok, Endang Ridnawidana mengatakan, saat ini anak didiknya harus kesulitan untuk latihan balap motor. Sebenarnya, pembalap Kota Depok memiliki segudang jadwal pertandingan mulai dari even bulanan, hingga pelaksanaan Porda dan PON. Sehingga dibutuhkan waktu latihan yang intensif.

Tidak hanya itu, keterbatasan tempat latihan juga menjadi PR besar para pembalap kota belimbing. “Kita belum ada tempat latihan. Sekarang masih latihan di sentul, dan di halaman parkir Stadion Pakansari Cibinong, Kabupaten Bogor,” kata Endang kepada Radar Depok, Minggu (4/8).

Dia berharap pemerintah Kota Depok memiliki niat untuk membangun sirkuit di Kota Depok. “Minimal tempat latihan,” kata Endang.

Sementara itu, Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna sangat mengapresiasi kepada pembalap Kota Depok, yang mampu mengharumkan nama Kota Belimbing. Dia juga berharap regenerasi pembalap di Kota Depok terus berjalan.

Namun demikian Pradi belum bisa memastikan rencana pembuatan sirkuit di Kota Depok. Dia juga meminta para pembalap di Kota Depok bisa tetap mempertahankan prestasinya dengan fasilitas yang minim di Kota Depok. “Mudah-mudahan kedepan punya (sirkuit, red),” pungkas Pradi. (rub)

You may also read!

Jawaban Jokowi Tentang Gerindra dan Demokrat di Kabinet

Prabowo dan Joko Widodo.   JAKARTA - Beredarnya kabar peluang bergabungnya Partai Gerindra dan Demokrat ke kabinet

Read More...

Larangan Unjuk Rasa Saat Pelantikan Dianggap Tidak Biasa

BENTROK : Ribuan mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya turun ke jalan untuk menolak UU KPK

Read More...

Ekor Kepala

      Oleh: Dahlan Iskan   UMURNYA baru 13 tahun. Ia harus ditangkap. Ditahan. Diadili. Tuduhannya: melawan petugas negara. Tepatnya: melawan polisi --mencoret-coret.

Read More...

Mobile Sliding Menu