Gelombang II Dipindah dari Makkah ke Madinah, Jamaah 94 Tahun Tiba di Depok

In Utama
TIBA DI DEPOK : Nenek Ijun (94), jamaah haji asal Pancoranmas dari Kloter 19 JKS, tiba di Balaikota Depok, dan langsung disambut keluarga, Jumat (23/8). Kloter 19 merupakan rombongan jamaah haji Gelombang Pertama. FOTO : RUBIAKTO/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM – Bertempat di lantai M Hotel 806 Misfalah Makkatul Mukarromah, Ketua Sektor 08, H. Abu Bakar memimpin Rapat Koordinasi dengan petugas kloter (TPHI dan TPIHI), pada Kamis (22/8).

Ketua Sektor menjelaskan tentang mekanisme pemindahan jamaah Gelombang II dari Makkah ke Madinah. Koordinasi pemindahan tetap dilakukan oleh pihak Maktab (pihak swasta yang ditunjuk pemerintah Saudi Arabia).

Ia juga menuturkan, pembagian kamar akan diberikan berdasarkan rombongan dari masing-masing Kloter. Dan pembagian kamar secara into cidu akan dilakukan oleh Ketua Rombongan dari Kloter tersebut yang berjumlah 10 Rombongan.

Kloter 63 JKS, pada saat pertemuan diwakili Ketua Kloter H. Muhibuddin Fitri dan TPIHI HM. Badruddin Ali, akan diberangkatkan ke Madinah pada Selasa (27/8) pukul 16.00 WAS. Hal ini sesuai dengan Qur’ah (jadwal) yang dikeluarkan oleh Daker Makkah.

Sementara itu, jamaah haji Rombongan Kloter 63 JKS pada Kamis (22/8) sore bertolak menuju Jeddah untuk melakukan ziarah ke Makam Siti Hawa, Masjid Qishos, dan mengunjungi Chornice Plaza di Pusat Kota Jeddah. Dan sebelum menuju Makkah kembali, jamaah diarahkan mengambil Miqat di Hudaibiyah untuk melakukan Umrah Sunnah.

Kondisi jamaah Kloter 63 JKS yang berjumlah sebanyak 410 saat ini, alhamdulillah dalam keadaan sehat walafiat. Kecuali satu orang yang dirawat di RSAS Hera, Makkah, karena stroke. Kondisinya saat ini masih berada di ruangan ICU RS tersebut.

Kloter 19 Tiba di Depok

Jamaah haji Kloter 19 dengan total 400 jamaah haji tiba dengan selamat di Balai Kota Depok. Satu di antaranya, jamaah yang sudah berusia 94 tahun bernama nenek Ijun, jamaah haji asal Pancoranmas.

Bila dilihat dari fisik sang nenek sebenarnya sudah tidak memungkinkan untuk bepergian jauh, mengingat tenaga usia yang tidak memungkinkan. Bahkan ketika turun dari bus nenek Ijun dibopong keluarga dan petugas haji.

Salah satu anak dari nenek Ijun mengatakan ibunya mendaftar berangkat haji pada tahun 2016. Selama menunggu ibunya selalu berharap bisa berangkat. “Allhamdulillah saya dan ibu berangkat tahun ini. Jadi doanya dikabulkan,” katanya di Balai Kota Depok. Jumat (23/8).

Selama perjalanan tidak ada kendala yang besar dihadapi olehnya di tanah suci Mekkah. Dan bahkan kondisi kesehatan sang ibu dalam kondisi stabil. “Allhamdulillah tidak ada kendala, ibu saya tetap stabil dan bahkan tetap bisa melaksanakan ibadah haji . Meski di pandu atau di bawah oleh petugas haji ketika melaksanakan berbagai rukun haji,” katanya.

Selain itu ketika berada di tanah suci Makkah banyak kemudahan yang didapatkan olehnya bersama sang ibu. Sehingga proses ibadah haji mulai dari awal hingga akhir berjalan lancar.

“Kemudahan itu cukup luar biasa dan saya bersyukur saya dan ibu saya bisa kembali lagi ke tanah air,” tuturnya.

Sebelumnya, Kemenag Kota Depok, Asmawi mengatakan  total jamaah haji di Kota Depok sebanyak 1.708 jamaah yang dibagi dalam lima kloter. Dan kloter ke 11 telah tiba pada Selasa (20/8) dan saat ini adalah kloter ke 19 dengan total 400 jamaah. (rd)

 

Jurnalis : M Agung HR, Rubiakto

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

Dapat Bisikan Misterius, Painah Loncat dari Jembatan Juanda Depok

BUNUH DIRI : Paniah yang mencoba bunuh diri dengan melompat dari jembatan di Jalan Juanda,

Read More...

Ratusan Pesilat Adu Jurus di Cimanggis Cup

BERTANDING : Dua orang pesilat sedang bertarung di Gelanggang A pada Kejuaraan Silat Cimanggis Cup

Read More...

2020 sampai 5 Tahun Kedepan Ada Formula E di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengendarai sepeda di konvoi mobil listrik di Bundaran Hotel Indonesia,

Read More...

Mobile Sliding Menu