DPW-DPP PKB Tidak Hadir , Sidang Babai Ditunda

In Utama
SIDANG PERDANA : Anggota DPRD Kota Depok terpilih dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Babai Suhaimi menjalani sidang perdana terkait pemecatan dan pencemaran nama baik dirinya di Pengadilan Negeri Kota Depok, Grand Depok City, Senin (26/8). FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sidang gugatan Babai Suhaimi terhadap Ketua DPC PKB Kota Depok, Slamet Riyadi dimulai. Kedua belah pihak sudah menyiapkan materi sidang untuk menentukan siapa yang benar, di Pengadilan Negeri (PN) Depok, Senin (26/7).

Babai Suhaimi meminta, agar ada saling memaafkan untuk penyelesaiannya, dan surat pemecatan sebagai kader PKB dicabut. Hal itu untuk menghindari proses hukum. Namun, jika tetap adanya  surat tersebut, maka Babai akan menyerahkan perkara tersebut di PN Depok.

“Prosesnya kan sudah berjalan, kita ikuti saja prosesnya,” terang Babai kepada Radar Depok, Senin (26/08).

Sementara, kuasa hukum Babai Suhaimi, Mujahid Alatif mengatakan, sidang pertama yang dilakukan akhirnya tertunda, karena tergugat dua DPW PKB Jawa barat dan DPP PKB tidak hadir meski telah dipanggil oleh PN Depok.

Dalam sidang perdana yang dilakukan Senin (27/08), hanya dihadiri pihak penggugat, dan tergugat satu yaitu Ketua DPC PKB Kota Depok, hanya dihadiri kuasa hukumnya.

Pada sidang pertama yang dilakukan di ruang utama PN Depok, Mujahid Alatif meminta agar majelis hakim menggunakan gugatan perbuatan melawan hukum (PMH).

“Saat ini majelis masih melakukan sidang perkara politik,” kata Mujahid Alatif.

Menurutnya, pemecahan masalah di persidangan ini, jika menggunakan proses persidangan sidang sengketa politik, maka akan memakan waktu 60 hari. Sementara, jika menggunakan perkara gugatan PMH, waktu mediasinya bisa lebih lama.

“Kalau dengan menggunakan sidang perkara politik, hanya diberi waktu selama 60 hari, sementara proses sudah berjalan sejak Rabu (7/8) lalu. Sedangkan sidang belum juga dilakukan, menggunakan gugatan PMH, proses mediasi bisa dilakukan selama 30 hari,” kata Mujahid.

Dalam persidangan tersebut menurutnya, pihaknya bukan bermaksud untuk berhadapan dengan DPP, DPW, maupun DPC PKB namun, itu adalah langkah untuk mengoreksi DPC PKB Kota Depok, dan menyelesaikan permasalahan hingga tidak terjadi kekeliruan.

Sementara itu, pihaknya mengaku telah menempuh berbagai proses hukum, mulai Dari menggugat di PN Depok, mengajukan gugatan ke mahkamah partai PKB, hingga melaporkan Ketua DPC PKB Kota Depok ke Polresta Depok dengan laporan melakukan pencemaran nama baik.

Sementara Hakim Ketua dalam persidangan, Nanang Herjunanto mengatakan, akan menunda persidangan tersebut hingga Kamis (5/9). “Kami akan memanggil tergugat dua dan tergugat tiga agar persidangan bisa langsung dilaksanakan,” singkat Nanang Herjunanto. (rd)

 

Jurnalis : Rubiakto

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

ICW Curiga Reivisi UU KPK, Karena 23 Anggota DPR Jadi Tersangka

Ketua DPR Setya Novanto harus mendekam di penjara karena kasus korupsi yang menjerat dirinya. Selain

Read More...

Jelang HUT ke-74, PMI Gelar Lomba Edukatif

APEL : Ketua Panitia HUT PMI ke-74, Eka Bachtiar saat memberikan sambutan dalam apel pagi

Read More...

Klinik Pasar Tugu Layani Kesehatan Pasien

CEK KESEHATAN : Petugas medis klinik Pasar Tugu, Widia sedang memeriksa kesehatan salah satu pasien

Read More...

Mobile Sliding Menu