Calon Independen Siapkan 85 Ribu KTP

In Politika

 

PAPARKAN : Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna saat mengisi acara sosialisasi pemilu. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK Kontestasi Pilkada Depok 2020 tentu tidak hanya berlaku bgai utusan partai. Mereka yang nonpartai juga bisa turut serta. Masuk lewat jalur perseorangan (independen). Cuma syaratnya, mesti menyetor bukti dukungan : minimal 85 ribu KTP.

“Dukungan tersebut dibuktikan dengan salinan KTP elektronik (e-KTP) yang diserahkan ke KPU Kota Depok sebagai syarat pendaftaran,” kata Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna kepada Radar Depok, Selasa (20/8).

Ia menjelaskan, ketentuan itu diatur dalam UU No. 10/2016 Tentang Pemilihan Gubernur Wakil Gubernur, Bupati Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota, yakni calon kepala daerah independen harus didukung 6,5 persen dari daftar pemilih tetap (DPT) pemilu terakhir.

“DPT Kota Depok pemilu terakhir kan sekitar 1,3 juta pemilih. Jadi dukungan yang harus ditunjukkan calon dari jalur independen minimal sekitar 85 ribu orang. Aturan detailnya masih menunggu Peraturan KPU (PKPU),” ujar dia.

Lebih jauh, Nana mengungkapkan, hingga kini PKPU yang mengatur pencalonan kepala daerah dari jalur independen belum terbit. Bila nanti sudah, tentu KPU Kota Depok bakal menyosialisasikannya ke masyarakat.

Dia menambahkan, bila mengacu pada draft PKPU, untuk pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 yang sedang proses uji publik. Tahapan calon perseorangan dimulai pada 25 November 2019.

“Sampai saat ini, kami masih menunggu PKPU. Tapi, kalau dari draft tahapan, perkiraan mulai pendaftarannya November 2019,” ungkap Nana.

Jika mengacu dengan draft PKPU terkait tahapan, pada 25 November – 8 Desember 2019 Pengumuman syarat dukungan minimal untuk calon independen atau perseorangan, kemudian, 2 – 6 Maret 2020 penyerahan syarat dukungan calon bupati/walikota, 2 – 11 Maret 2020  penelitian jumlah minimal dukungan dan sebaran dukungan calon bupati/walikota, 7 – 25 Maret 2020  penelitian administrasi dan analisis dukungan ganda bupati/walikota, 26 – 30 Maret 2020 penyampaian syarat dukungan paslon kepada PPS.

Sedangkan, untuk penetapan calon sama seperti dengan paslon dari partai politik, yakni 13 Juni 2020. “Tapi, tahapan ini masih dalam proases uji publik, belum resmi,” pungkas Nana.

Diketahui, untuk Pilkada Kota Depok 2020, dari hasil Pemilu serentak 2019, ada tiga partai di Kota Depok yang mendapatkan tiket untuk mengusung pasangan sendiri, yakni PKS, PDI Perjuangan dan Partai Gerindra. Sementara, partai lainnya harus berkoalisi, minimal 10 kursi atau 20 persen dari total kursi di DPRD Kota Depok sebanyak 50 kursi. (rd)

Draft PKPU terkait Tahapan Pilkada

– 25 November – 8 Desember 2019: Pengumuman syarat dukungan minimal (Calon Perseorangan).

– 2 – 6 Maret 2020: penyerahan syarat dukungan calon bupati/walikota.

– 2 – 11 Maret 2020: penelitian jumlah minimal dukungan dan sebaran dukungan calon bupati/walikota.

– 7 – 25 Maret 2020: penelitian administrasi dan analisis dukungan ganda bupati/walikota,

– 26 – 30 Maret 2020: penyampaian syarat dukungan paslon kepada PPS.

– 13 Juni 2020 : Penetapan calon sama seperti dengan paslon dari partai politik

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

Selain Naikan Harga Cukai, 3 Langkah Ini Juga Bisa Jadi Menekan Jumlah Perokok

ILUSTRASI   JAKARTA - Adanya kenaikan cukai rokok sebesar 23 persen oleh pemerintah, dimaksudkan yang menjadi sasarannya adalah

Read More...

ICW Curiga Reivisi UU KPK, Karena 23 Anggota DPR Jadi Tersangka

Ketua DPR Setya Novanto harus mendekam di penjara karena kasus korupsi yang menjerat dirinya. Selain

Read More...

Jelang HUT ke-74, PMI Gelar Lomba Edukatif

APEL : Ketua Panitia HUT PMI ke-74, Eka Bachtiar saat memberikan sambutan dalam apel pagi

Read More...

Mobile Sliding Menu