Akses Masuk UIII di Depok Rusak

In Utama
RUSAK : Seorang pekerja melintas di jalan kawasan pembangunan kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), kemarin (23/8). Baru saja dikerjakan, di sejumlah sisi jalan tersebut sudah retak. FOTO : RUBIAKTO/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pembangunan infrastruktur berupa jalan dan pagar  di kawasan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) sudah dikerjakan. Namun, sayang di sejumlah sisi jalan yang baru saja dikerjakan kondisinya retak.

Pantauan Radar Depok, PT Brantas Abipraya yang mengerjakan infrastruktur jalan di kawasan UIII sudah mengerjakan pembangunan jalan di sekitar kampus UIII. Tetapi dari sejumlah jalan yang dikerjakan sudah ada yang retak.

Hal tersebut tentu mendapatkan perhatian, karena jalan yang baru saja dibangun akan menjadi akses bagi kendaraan proyek yang beroperasi di kawasan UIII.

Masalah tersebut menjadi perhatian PPK UIII, Syafrizal yang bertanggungjawab atas proyek di Kelurahan Cisalak, Sukmajaya. “Kami minta para kontraktor bekerja dengan baik,” kata Syafrizal kepada Radar Depok.

Terkait adanya pekerjaan yang tidak sesuai, atau pekerjaan yang retak dan patah agar segera diperbaiki.

“Mungkin ini baru tahap awal, tapi kami minta saat selesai semua beres,” kata Sayfrizal.

Diketahui, PT Brantas Abipraya bertanggungjawab mengerjakan pagar sepanjang 3159,49 meter dan panjang trase jalan 2360,33 meter. Sementara, pimpro PT Brantas Abipraya, Betty yang mengerjakan infrastruktur jalan dan pagar belum merespon pertanyaan yang diajukan Radar Depok.

Pada Kamis (22/8), Wakil Presiden Jusuf Kalla meninjau lokasi pembangunan kampus UIII yang didampingi oleh sejumlah stake holder pemerintahan.

Ia terus menyoroti tiga kontraktor negara yang sedang melaksanakan pembangunan tersebut.

Karena tidak bersinggungan langsung dengan warga, hanya PT Wika yang pembangunannya lancar. Dalam paket dua pembangunan UIII yang dikerjakan PT Wika, untuk membangun asrama mahasiswa serta rumah profesor mendapatkan apresiasi dari Wapres. Saat ini, proses asrama mahasiswa sudah dalam pembangunan toping up di lantai sembilan asrama mahasiswa.

“Kamarnya mirip hotel bintang empat,” kata JK, disambut tawa pejabat yang hadir di gedung asrama mahasiswa UIII.

Di sisi lain, JK mendesak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil alias Emil, dan Walikota Depok Mohammad Idris segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) penertiban untuk lahan lokasi pembangunan UIII. JK menilai, progres pembangunan kampus UIII sejauh ini sudah cukup maju, kecuali kendala lahan.

“Persoalan lahan urusan gubernur dan walikota, untuk segera terbitkan SK tentang penertibannya,” ujar JK kepada wartawan.

JK mengatakan, persoalan lahan ini harus segera diselesaikan dan dipercepat prosesnya. Sebab, pada tahun depan, kampus itu harus mulai dioperasikan. “Kami harap bisa selesai lahannya, bisa selesai cepat semua,” kata JK.

Selain terkendala lahan, pembangunan kampus UIII terkendala tower yang ada di lokasi belum dibongkar. Namun, terkait tower ini, kata JK, sudah ada persetujuan antara Menteri Agama dengan RRI untuk segera membongkarnya secara bertahap.

“Nanti mudah-mudahan bulan depan, pertengahan September sudah selesai pembongkaran, sehingga bisa maju ke tahap pengerjaan selanjutnya,” harap JK. (rd)

 

Jurnalis : Rubiakto

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

Dapat Bisikan Misterius, Painah Loncat dari Jembatan Juanda Depok

BUNUH DIRI : Paniah yang mencoba bunuh diri dengan melompat dari jembatan di Jalan Juanda,

Read More...

Ratusan Pesilat Adu Jurus di Cimanggis Cup

BERTANDING : Dua orang pesilat sedang bertarung di Gelanggang A pada Kejuaraan Silat Cimanggis Cup

Read More...

2020 sampai 5 Tahun Kedepan Ada Formula E di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengendarai sepeda di konvoi mobil listrik di Bundaran Hotel Indonesia,

Read More...

Mobile Sliding Menu