300 WNA Kerja di Depok

In Metropolis
ILUSTRASI

 

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok menyebutkan ada sekitar 300 Warga Negara Asing (WNA) bekerja di Kota Depok. Jumlah tenaga kerja asing (TKA) itu masih dalam level tenaga profesional, bukan buruh kasar yang tidak memiliki kemampuan alias skill.

Terkait hal ini, Kepala Disnaker Kota Depok, Manto menegaskan, mayoritas TKA berasal dari Korea dan Jepang itu bekerja di perusahaan manufaktur. Mengingat hampir seluruh perusahaan yang berdiri di Kota Depok merupakan milik dua negara tersebut.

“Kalau perusahaan garmen hampir tidak ada. Data kami saat ini ya sekitar 300 TKA bekerja sebagai tenaga ahli di Depok,” kata Manto kepada Radar Depok.

Menanggapi hal ini, Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Seluruh Indonesia (FSPMI) Kota Depok, Wido Pratikno menerangkan, sesuai amanat Undang-Undang memang dibolehkan WNA bekerja di Indonesia. Namun, hanya menjadi tenaga ahli. Tetapi WNA yang ingin bekerja di Indonesia juga harus melalui beberapa persyaratan. Seperti mendapat pendampingan dari pekerja tanah air dan wajib belajar Bahasa Indonesia.

Revisi UU Nomor 13/2003 tentang ketenagakerjaan, lanjut Wido, membawa angin segar bagi WNA untuk bisa masuk dan bekerja sebebas-bebasnya tanpa syarat. Bahkan tidak hanya untuk jabatan staf ahli, WNA bisa menempati posisi Human Resource Department (HRD).

“Kalau HRD sampai dipegang asing kan tidak boleh, budayanya berbeda. Maka kita akan lawan itu,” ujar Wido kepada Radar Depok.

Dia mengungkapkan FSPMI bakal terus melakukan penolakan terhadap revisi UU Nomor 13/2003 tersebut. Serta akan melakukan audiensi dengan Pemkot dan DPRD Depok. Pihaknya berharap agar para pemegang keputusan itu dapat memberikan perlindungan terhadap nasib buruh.

“Di tempat lain seperti Karawang dan Bandung, sudah merekomendasikan penolakan. Saya minta di Depok juga ada rekomendasi penolakan itu, revisi itu jelas akan merugikan nasib buruh karena lapangan kerja lebih susah padahal jumlah pengangguran saja sudah banyak,” tegas Wido.(rd)

 

Data dan Fakta WNA di Kota Depok

 

Jumlah WNA:

300 Orang

 

Level WNA:

Tenaga Profesional

 

Mayoritas Negara Asal:

Korea dan Jepang

 

Jenis Perusahaan:

– Manufaktur

– Jabatan Tenaga Ahli

 

Jurnalis : Nur Aprida Sani

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

Dapat Bisikan Misterius, Painah Loncat dari Jembatan Juanda Depok

BUNUH DIRI : Paniah yang mencoba bunuh diri dengan melompat dari jembatan di Jalan Juanda,

Read More...

Ratusan Pesilat Adu Jurus di Cimanggis Cup

BERTANDING : Dua orang pesilat sedang bertarung di Gelanggang A pada Kejuaraan Silat Cimanggis Cup

Read More...

2020 sampai 5 Tahun Kedepan Ada Formula E di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengendarai sepeda di konvoi mobil listrik di Bundaran Hotel Indonesia,

Read More...

Mobile Sliding Menu