20 Peserta Capim KPK yang Lulus Profil Asesmen akan Diumumkan Pansel

In nasional
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

 

JAKARTA – Sebanyak 20 nama calon pimpinan (Capim) KPK akan diumumkan Panitia Seleksi (Pansel). Nama-nama yang akan diumumkan tersebut, adalah kandidat yang lulus profil asesmen yang diikuti 40 capim yang mengikuti tes seleksi tahap empat.

“Iya sore ini insyaallah di gedung Sekretariat Negara,” kata Ketua Pansel Capim KPK, Yenti Garnasih, Jumat (23/8).

Dalam proses seleksi tahap empat, pihaknya melibatkan delapan lembaga yakni Kejaksaan, KPK, Kepolisian, BIN, BNN, BNPT, PPATK dan Dirjen Pajak untuk melakukan penelusuran. Jadi, dari 40 peserta yang mengikuti profil asesmen, akan ada 20 orang yang dipilih untuk diumumkan.

“Kami mencermati hasil delapan tracker, masukan masyarakat, dan profil asesmen,” ucap Yenti.

Sementara itu, Juru Bicara KPK Febri Diansyah meminta Pansel Capim KPK memperhatikan aspek kepatuhan membayar pajak dari setiap calon pimpinan KPK periode 2019-2023. Menurutnya, kepatuhan pajak tersebut juga menjadi perhatian bagi calon pimpinan KPK.

“Karena KPK kan dalam beberapa perkara juga menangani kasus-kasus terkait dengan korupsi di sektor pajak. Jangan sampai ada calon pimpinan KPK yang kemudian ternyata memiliki masalah terkait dengan kewajiban membayar pajak itu,” ujar Febri.

Mantan peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) tersebut menuturkan, Kementerian Keuangan khususnya Ditjen Pajak, akan mendukung dengan memberikan informasi kepatuhan pajak calon pimpinan KPK.

“Tetapi sekali lagi ini diskusi yang berkembang terkait dengan aspek integritas. Domainnya tetap berada pada pansel,” jelas Febri.

Sebelumnya, 40 calon pimpinan KPK telah mengikuti ujian profile assestment yang dilakukan pada 8-9 Agustus 2019 di gedung Lemhanas, Jakarta. (jwp/rd)

 

Mereka yang mengikuti profil asesmen diantaranya:
1. Agus Santoso (mantan pimpinan PPATK)
2. Aidir Amin Daud (pensiunan PNS)
3. Alexander Marwata (komisioner KPK)
4. Antam Novambar (anggota Polri)
5. Bambang Sri Herwanto (anggota Polri)
6. Cahyo R.E. Wibowo (karyawan BUMN)
7. Chandra Sulistio Rekso Prodjo (pegawai KPK)
8. Dede Farhan Aulawi (komisioner Kompolnas)
9. Dedi Haryadi (tim satranas pencegahan korupsi KPK)
10. Dharma Pongrekun (anggota Polri)
11. Eddy Hary Susanto (auditor)
12. Eko Yulianto (auditor)
13. Firli Bahuri (anggota Polri)
14. Fontian Munzil (dosen)
15. Frangky Ariyadi (pegawai Bank)
16. Giri Suprapdiono (pegawai KPK)
17. I Nyoman Wara (auditor BPK)
18. Jimmy Muhammad Rifai (penasehat Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi)
19. Johanis Tanak (jaksa)
20. Joko Musdianto (PNS BPKP Perwakilan Provinsi Lampung)
21. Juansih (anggota Polri)
22. Laode M. Syarief (komisioner KPK)
23. Lili Piantauli Siregar (advokat)
24. Luthfi Jayadi Kurniawan (dosen)
25. M. Jasman Panjaitan (pensiunan jaksa)
26. Marthen Napang (dosen)
27. Nawawi Pomolango (hakim)
28. Nelson Ambarita (PNS BPK)
29. Neneng Euis Fatimah (dosen)
30. Nurul Ghufron (dosen)
31. Roby Arya (PNS Sekretariat Kabinet)
32. Sigit Danang Joyo (PNS Kementerian Keuangan)
33. Sri Handayani (anggota Polri)
34. Sugeng Purnomo (Jaksa)
35. Sujanarko (pegawai KPK)
36. Supardi (Jaksa)
37. Suparman Marzuki (dosen)
38. Torkis Parlaungan Siregar (advokat)
39. Wawan Saiful Anwar (auditor)
40. Zaki Sierrad (dosen)

You may also read!

Selain Naikan Harga Cukai, 3 Langkah Ini Juga Bisa Jadi Menekan Jumlah Perokok

ILUSTRASI   JAKARTA - Adanya kenaikan cukai rokok sebesar 23 persen oleh pemerintah, dimaksudkan yang menjadi sasarannya adalah

Read More...

ICW Curiga Reivisi UU KPK, Karena 23 Anggota DPR Jadi Tersangka

Ketua DPR Setya Novanto harus mendekam di penjara karena kasus korupsi yang menjerat dirinya. Selain

Read More...

Jelang HUT ke-74, PMI Gelar Lomba Edukatif

APEL : Ketua Panitia HUT PMI ke-74, Eka Bachtiar saat memberikan sambutan dalam apel pagi

Read More...

Mobile Sliding Menu