Terima Kasih Masih Setia

In Utama
Fahmi Akbar
Redaktur Pelaksana

RADARDEPOK.COM – Hari ini Harian Radar Depok berusia 9 tahun. Lahir 15 Juli 2010, di Jalan Raya Kartini No13, Kelurahan Depok, Kecamatan  Pancoranmas Kota Depok. Gedung berlantai tiga di jalan itu, menjadi saksi bagaimana peliknya membangun slogan Koran Depok Sesungguhnya. Maklum, di masa tersebut ada dua koran lokal sebagai kompetitor yang sudah ada sebelum Radar Depok berdiri.

Sebagai bayi yang baru lahir, teriakan dan tangisan kami terbilang cukup nyaring dan sedikit memekakan telinga. Seluruh dinamika yang kompleks di Kota Sejuta Belimbing (saat itu) menjadi santapan jurnalis Radar Depok yang jumlahnya sampai 20 jiwa di tahun 2010.

Calon reporter (CR) sebutannya, sektor pemerintahan mulai dari Balaikota sampai dengan kecamatan dan kelurahan, dunia pendidikan, sektor politik, kebijajan ekonomi lokal Depok dan instansi vertikal di Kota Kembang yang menjadi mitra Pemerintah Kota Depok pun tak luput di dikritisi. Lambat laun berjalannya waktu sebutan Koran Depok Sesungguhnya mulai terang. Menariknya, jika menyebut Radar Depok “Oh grupnya Jawa Pos ya”. Sudah tidak diragukan lagi abahnya Radar Depok itu, memang sudah membumi. Jadi, Radar Depok kebagian positifnya. Memiliki trah Jawa Pos, jurnalis yang bertugas bak mesin yang tak henti memberitakan secara aktual dan kebaruan.

Di tahun kelima, koran lokal yang identik berkelir biru muda ini memilih kontrakan baru yang tidak jauh dari alamat awal. Lebih tepatnya di Jalan Raya Kartini NoC 4, Kelurahan Depok, Pancoranmas. Suasana baru tantangan baru. Gedung berlantai tiga dengan warna biru, mengeliminir 20 jurnalis yang ada terseleksi alam. Agak sedikit goyang dengan banyaknya wartawan yang keluar masuk. Ditambah lagi dengan kencangnya pemberitaan online menjadi tantangan. Apalagi, pembaca setia Radar Depok selalu menunggu isu apa yang akan diangkat.

Artinya, Radar Depok mesti memainkan isu pemberitaan yang lebih menarik dan tak tersentuh oleh media online. Ya, ciri khas kami liputan khusus (Lipsus). Saban sebulan pasti ada fenomena di Kota Depok yang dikorek dengan cara menginvestigasinya. Dari urusan “esek-esek” sampai korupsi pernah dituangkan dalam liputan khusus. Padatnya informasi yang diberikan khayalak Depok, ternyata menggairahkan pelaku usaha dan nara sumber. Selain sebagai sumber informasi, jasa menyohorkan individual, perusahaan dan even kini terus mendapatkan kepercayaan dari kolega.

Tak ayal, bermodalkan nekat dan laba yang ada, Radar Depok di tahun 2017 memiliki kantor baru yang tidak lagi ngontrak. Alamatnya di Ruko Verbena Blok A No16, Jalan Boulevard Raya, Kelurahan Tirtajaya, Sukmajaya, Kota Depok. Semua ini di dapat dari kepercayaan pembaca, pelanggan dan relasi yang setia mempercayai kami.

Terasa lengkap di 2018. Radar Depok menyandang koran lokal pertama di Kota Depok yang terverifikasi Dewan Pers. Tak hanya itu, dua wartawan yang mengikuti Uji Kopetensi Wartawan (UKW) : saya (Fahmi Akbar) dan Muhammad Agung HR lulus dengan tingkatan wartawan Utama. Dua unsur ini menjadi keistimewaan bahwa Radar Depok legal dan patuh dengan Undang-undang (UU) 40/1999.

Di tahun itu pun, akun facebook Radar Depok disulap menjadi Radar Depok Update. Kini yang mengikuti sudah ribuan. Tak hanya facebook, kami juga memiliki instagram (IG) resmi yang selalu memposting pdf terbaru Harian Radar Depok, informasi dan tingkah laku seputar Depok. Terhitung di 2018 followers Radar Depok 4.531. Nah kemarin, followersnya sudah 11.700an.

Fakta banyaknya warga Depok yang haus informasi dari Radar Depok sangat kentara. Fantastiknya lagi website www.radardepok.com ternyata paling banyak dibaca. Bukti ini dapat dilihat trafficnya melalui www.Alexa.com. Kondisi tersebut menandakan bahwa kami tidak main-main dalam memberikan informasi. Kami selalu mengutamakan profesionalisme, akurasi data  dan berimbang dalam pemberitaan, dan ketiga hal itu akan tetap kami jaga. Bila ada yang merasa dirugikan dan memang ada yang salah dalam pemberitaan, maka jangan segan-segan untuk menyampaikan hak jawab. Karena jutaan kritikan akan membuat kami terpacu untuk menjadi lebih baik lagi.

Hari ini, di usia yang ke 9 Radar Depok, tentunya akan banyak tantangan baru di masa yg akan datang. Ibarat murid, usia 9 tahun itu baru kelas 3 SD, masih harus banyak belajar dan belajar banyak, melakukan ekspansi dalam pemberitaan, mencari inovasi yang memuaskan para pembaca. Kenapa? Karena berharap bisa naik kelas ke jenjang yang lebih tinggi. Di era digital saat ini, banyak kemudahan-kemudahan termasuk dalam media sosial, dan kami harus adaptif dengan kondisi tersebut. Terima kasih kepada relasi, pembaca dan nara sumber yang masih setia bersama kami. Bantu kami kedepannya dalam memberikan informasi dan membangun Kota Depok. Kami besar, baik, padu dan tersebar berkat dukungan seluruh pihak. (hmi)

You may also read!

korupsi lahan di depok

Tersangka Korupsi di Depok Bolos Sebulan

LAHAN APARTKOST : Suasana lahan untuk pembangunan Apartkost di kawasan Beji Timur yang kini tersandung

Read More...
PSSI Kota Depok

Benahi Managemen, Mohon Rekomendasi Asprov

URUS : Belum lama management Persikad mendatangi Asosisasi Provinsi (asprov) PSSI Jawa Barat untuk melengkapi

Read More...
ular kobra di bojongsari

AMANKAN : Ketua RW14, Daud Sulaiman bersama pawang ular mengamankan ular kobra di rumah kontrakan

Read More...

Mobile Sliding Menu