Pleno Penetapan Pileg Coming Soon

In Politika
KEGIATAN : Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna (berdiri) saat memberikan arahan dalam kegiatan KPU Kota Depok. Foto : RICKY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – KPU Kota Depok akan menggelar Pleno Penetapan Calon Terpilih dalam Pileg 2019 setelah Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan arahan dari KPU RI serta KPU Jabar.

Hal tersebut diungkapkan Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna saat disambangi Radar Depok di ruang kerjanya di Kantor Sekretariat KPU Kota Depok, Jalan Raya Kartini nomor 19, Kelurahan Depok, Pancoranmas, Senin (22/7).

“Memang banyak yang menanyakan hal ini. Saya minta sabar, karena masih berproses di MK dan menunggu arahan KPU RI dan KPU Provinsi,” kata Nana.

Ia mengungkapkan, untuk Pemilu Serentak 2019 kemarin, DPC Partai Demokrat Kota Depok mengajukan gugatan ke MK, yang akhirnya ditarik kembali. Namun, setelah ditarik pun, harus menunggu Putusan Sela MK.

“Istilah hukumnya putusan dismissal. Total dari 260 perkara, MK Itu hanya melanjutkan 120 perkara, termasuk Depok yang perkaranya dihentikan MK. Kita sudah disebut, artinya perkara atau sengketa di MK itu sudah dihentikan untuk Depok, tinggal menunggu putusannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Nana mengungkapkan, berdasarkan peraturan, pleno penetapan paling lama tiga hari putusan dismissal atau putusan MK dibacakan. Hal ini berlaku untuk di nasional hingga kabupaten/kota.

“Hari ini kan baru dibacakan perkara yang lanjut atau tidak, tapi putusannya kan belum,” katanya.

Dia melanjutkan, pihaknya sudah siap untuk menggelar pleno penetapan. Bahkan, saat ini, KPU Kota Depok masih terus melakukan koordinasi ke KPU Jabar untuk menentukan langkah selanjutnya.

“Mungkin bisa dilaksanakan minggu ini atau minggu depan. Coming soon lah. Pokoknya perangkat sudah kami siapkan, jika sudah ada dasar itu (Putusan MK) sebagai klausul konsideran dalam SK kita masuk, sudah tinggal digelar,” paparnya.

Nanti, sambung Nana, dalam Pleno Penetapan tersebut, KPU Kota Depok hanya menyampaikan terkait hasil Pileg 2019, seperti jumlah suara yang didapat partai, caleg dan menetapkan Aleg terpilih dengan menggunakan penghitungan Saint League.

“Hitung-hitungannya nanti akan kami tampilkan, kemudian memberikan SK penetapan calon terpilih, yang dari SK itu akan dijadikan dasar dan kami berkirim surat untuk dilaksanakan pelantikan, selain itu kami juga kami akan mempersiapkan dokumen yang diperlukan. Dari surat Kemendagri, KPU kewajibannya hanya menyiapkan dokumen pencalonan yang dilegalisir, sebagai syarat SK ke sana. Itu sudah kami siapkan,” paparnya.

KPU Kota Depok sendiri, lanjut Nana, hanya mengumumkan untuk calon terpilih di DPRD Kota Depok periode 2019-2024. Sementara, untuk DPR RI mapun DPRD Jabar, dilaksanakan sesuai tingkatan.

“Kalau tempat Plenonya kami masih mengupayakan di lokasi yang representatif, kalau di kantor KPU kan 50 anggota legislatif terpilih dan partai-partainya tidak akan muat nanti,” ucapnya sambil tertawa.

Sesuai dengan jadwal tahapan, kata Nana, pelantikan akan dilaksanakan 3 September dan tidak akan ada pergeseran, karena sifatnya serentak. “Urutannya, jadwal tahapan itu, DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, DPR RI, kemudian Presiden dan Wakil Presiden,” tandasnya. (cky)

You may also read!

‘Si Jago Merah’ Bakar Harjamukti

TERBAKAR : Terlihat seorang pengendara motor saat melintas di lokasi kebakaran. Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis,

Read More...

Mobil Remuk Tertimpa Pohon di Universitas Pancasila, Satu Orang Tewas

Mobil hancur karena tertimpa pohon di Universitas Pancasila. FOTO : JAWA POS   JAKARTA - Sebuah mobil

Read More...

KOOD Depok Bantu Rumah Kurniawan di Pancoranmas

RINGANKAN BEBAN : Ketua KOOD Depok Ahmad Dahlan (tiga kiri) saat memberikan bantuan dana perbaikan

Read More...

Mobile Sliding Menu