Pendaftar Carek UI Kurang 20

In Metropolis
ILUSTRASI/GRAFIS

RADARDEPOK.COM, DEPOK–Lebih dari sepekan lagi, pemilihan Calon Rektor (Cerek) Universitas Indonesia (UI) akan ditutup. Senin (22/7), panitia mencatat sudah ada 20 pendaftar yang akan bersaing menduduki kursi nomor 1 di kampus terbaik se-Indonesia tersebut.

Ketua Panitia Khusus Pilrek UI, Wiku Adisasmito mengatakan, hingga Senin (22/7) tercatat 20 nama kandidat, di kolom pendaftaran bakal calon rektor UI periode 2019-2024. Namun, dia belum dapat memastikan latarbelakang dari masing-masing pendaftar tersebut.

“Sampai hari ini (kemarin) laporan yang masuk sudah ada 20 pendaftar, cuman saya belum tahu background pekerjaan mereka sebelumnya apa,” kata Wiku kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Wiku menjelaskan, dalam proses pemilihan rektor UI ini pihaknya dibantu oleh Panitia Penjaringan dan Penyaringan Calon Rektor UI (P3CRUI). Tim ini membantu menjaring dan menyaring kandidat bakal calon rektor sesuai kualifikasi.

Tim P3CR UI telah bekerja dengan konsisten dan profesional dalam menjaring calon rektor. Wiku menuturkan, mereka telah melalukan sosialisasi kepada internal dan eksternal UI.

“Pendaftar calon rektor ini ada dari berbagai cara, ada yang mendaftar sendiri atau hasil penjaringan P3CR. Intinya proses pendaftaran sampai saat ini tidak ada intervensi dari pihak manapun dan benar-benar transparan,” jelasnya.

Dia berharap hingga penutupan rangkaian pendaftaran calon rektor yang jatuh pada 2 Agustus mendatang, mencapai 40 pendaftar. Sehingga proses penyaringan akan dimulai dari klarifikasi, verifikasi, dan seleksi berjalan dengan efektif.

“Tim P3CR bersama Pansus akan menyaring bakal calon rektor menjadi 20 kandidat dan akan kami rilis di 2 September 2019 mendatang,” terang Wiku.

Sebelumnya, Ketua tim P3CR UI, Yoki Yolizar menyebutkan, calon kandidat rektor UI harus memenuhi kriteria dan persyaratan. Di antaranya Warga Negara Indonesia, Belum berusia 60 tahun pada saat dilantik menjadi rektor, sehat jasmani dan jiwa, berpendidikan Doktor dari perguruan tinggi yang terakreditasi Kemenristekdikti, menyerahkan Daftar Riwayat Hidup termasuk data tentang pekerjaan, pengalaman, pendidikan dan keluarga serta NPWP dan SPT terakhir.

Kemudian membuat makalah maksimal 10 halaman yang berisi motivasi calon untuk menjadi rektor, pemikiran mengenai Renstra UI dan program kerja yang mengacu kepada Kebijakan Umum Ul, dan gambaran diri atau uraian tentang diri sendiri. Menandatangani surat kesanggupan untuk menjadi Rektor, menyerahkan surat pernyataan bermaterai bahwa yang bersangkutan bukan anggota partai politik.

“Menyerahkan surat pernyataan bermaterai bahwa yang bersangkutan bebas dari kepentingan politik, ekonomi, maupun kepentingan pihak di luar UI lainnya yang bertentangan dengan kepentingan UI, dan tidak pernah ditetapkan menjadi terdakwa dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun,” pungkas Yoki. (san)

You may also read!

‘Si Jago Merah’ Bakar Harjamukti

TERBAKAR : Terlihat seorang pengendara motor saat melintas di lokasi kebakaran. Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis,

Read More...

Mobil Remuk Tertimpa Pohon di Universitas Pancasila, Satu Orang Tewas

Mobil hancur karena tertimpa pohon di Universitas Pancasila. FOTO : JAWA POS   JAKARTA - Sebuah mobil

Read More...

KOOD Depok Bantu Rumah Kurniawan di Pancoranmas

RINGANKAN BEBAN : Ketua KOOD Depok Ahmad Dahlan (tiga kiri) saat memberikan bantuan dana perbaikan

Read More...

Mobile Sliding Menu