PDAM Se-Indonesia Contek Tirta Asasta

In Metropolis
PEMAPARAN: Manajer Pemasaran PDAM Tirta Asasta Kota Depok, Imas Diah Pitaloka (berdiri) menjadi pembicara dihadapan para pimpinan PDAM se-Indonesia, beberapa waktu lalu. Foto : DOK. PDAM TIRTA ASASTA

RADARDEPOK.COM, DEPOK–Kota Depok bisa berbangga hati. Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PDAM Tirta Asasta menjadi percontohan bagi 23 PDAM di Indonesia. Landasannya, Tirta Asasta telah memiliki standar layanan minimum untuk menyeimbangkan antara hak dan kewajiban pelanggan.

Direktur Umum PDAM Tirta Asasta, Ee Sulaeman mengatakan, keseimbangan antara hak dan kewajiban yang membawa perusahaannya meraih peringkat pertama se-Indonesia pada tahun lalu. Dan kini telah diterjemahkan dalam Keputusan Direksi PDAM Tirta Asasta Kota Depok nomor: 800/42/SK-PDAM/HUK/PM/VII/2018.

Aritnya, kata dia, PDAM Tirta Asasta Kota Depok jadi percontohan untuk PDAM lainnya. Karena telah memiliki Standar Layanan Minimum untuk keseimbangan hak dan kewajiban pelanggan. “Sungguh capaian ini sangat luar biasa bagi kami, dari Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM),” kata Sulaeman kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Dalam Standar Layanan Minimum ini, lanjutnya, tercatat ketentuan-ketentuan yang memuat hak dan kewajiban pelanggan PDAM Tirta Asasta Depok. Adapun aspeknya terdiri dari, pertama produk layanan yang merinci soal kualitas air, kontiunitas air, kuantitas air, dan tekanan sambungan. Kedua aspek pelayanan sambungan baru, disini jelas berisi tata cara pendaftaran, persyaratan, biaya, dan jangka waktu penyambungan.

Sulaeman melanjutkan, aspek ketiga berupa penyambungan kembali apabila pelanggan sempat mengalami kendala dalam pembayaran beban biaya. Dan keempat, aspek balik nama panggilan pelanggan dan pembayaran rekening air.

“Disini semuanya jelas tercatat informasi seputar PDAM Tirta Asasta untuk pelanggan. Apabila terjadi penyelewengan, kami akan siap bertanggungjawab. Dan masyarakat pun bisa langsung melapor kepada kami,” jelas Sulaeman.

Sementara itu, Manajer Pemasaran PDAM Tirta Asasta Kota Depok, Imas Diah Pitaloka menuturkan, pada Juni 2019 akhir PDAM Tirta Asasta diundang BPPSPAM. Sebagai narasumber dalam kegiatan seminar Fasilitasi Pemenuhan Keseimbangan Hak dan Kewajiban, antara PDAM dan Pelanggan di salah satu hotel di Jakarta Selatan. Dihadiri oleh 23 PDAM lain dari berbagai daerah di Indonesia.

“PDAM Tirta Asasta Kota Depok diharapkan dapat menjadi contoh kepada PDAM lain, untuk memenuhi hak dan kewajibannya. Terutama kepada pelanggan dan pada masyarakat umum, yang bukan pelanggan PDAM,” pungkas Imas.(san)

You may also read!

Terima Kasih Masih Setia

RADARDEPOK.COM – Hari ini Harian Radar Depok berusia 9 tahun. Lahir 15 Juli 2010, di Jalan Raya Kartini No13,

Read More...

Ramai-ramai Sedot Air Tanah

RADARDEPOK.COM – Margonda amblas tinggal menunggu waktu. Hiruk pikuk padatnya jantung Kota Depok itu ternyata di dalam permukaan tanahnya,

Read More...

Agustus Pajak Air Tanah Naik

RADARDEPOK.COM – Tingginya penggunaan air tanah membuat Kota Depok berputar otak. 139  badan usaha wajib pajak pengguna air tanah

Read More...

Mobile Sliding Menu