Kualitas Udara Depok Sedang

In Metropolis
Bambang Supoyo, Kabid P3L DLHK Kota Depok

RADARDEPOK.COM, DEPOK–Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok menyebut, kualitas udara di Kota Depok masuk dalam kategori sedang (baik). Dengan skala level di antara 51-100, itu berdasarkan Indeks Skala Pencemaran Udara (ISPU).

Kepala Bidang Pengendalian, Pencemaran, dan Pentaan Lingkungan DLHK Kota Depok, Bambang Supoyo mengatakan, sebagai salah satu kota penyangga Depok juga terkena dampak dari buruknya kualitas udara Ibukota DKI Jakarta. Faktor penyebab utama pencemaran udara disini akibat dari polusi kendaraan bermotor.

“Karena Depok bukan kawasan industri jadi polusi kendaraan roda empat dan roda dua sangat mempengaruhi kualitas udara disini. Tapi sejauh ini Depok masuk dalam kategori sedang atau baik dalam kualitas udaranya,” kata Bambang kepada Radar Depok, kemarin.

Dia menjelaskan, dengan kualitas udara Kota Depok saat ini yang masuk dalam kategori sedang tentu tidak berdampak yang cukup signifikan untuk kesehatan manusia dan hewan. Tetapi, akan berdampak kepada tumbuhan yang peka dengan lingkungannya.

“Jadi jangan khawatir karena Depok kualitas udaranya masih baik dibanding wilayah Jabotabek lainnya,” jelas Bambang.

Dalam mendeteksi kualitas udara di kota belimbing ini, Pemerintah Kota Depok memiliki alat pendeteksi hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yakni ISPU. Masyarakat dapat melihat langsung level kadar udara di median Jalan Raya Margonda tepatnya depan Balaikota dan Mapolresta Depok.

Walaupun hanya dapat mendeteksi dengan jangkauan radius 5 km, lanjut Bambang, itu sudah menjelaskan secara keseluruhan kualitas udara di Kota Depok. “Karena mau masuk musim kemarau juga jadi mulai kualitas udara Depok agak menurun, itu bisa jadi salah satu faktor,” paparnya.

Guna menekan jumlah pencemaran udara, DLHK Kota Depok sering melakukan uji emisi kendaraan roda empat yang. Dari 100 mobil yang diuji emisi, sekitar 2-3 kendaraan yang tidak lolos uji emisi.

“Kami imbau kepada seluruh pemilik kendaraan untuk rajin menyervis kendaraannya, sebab polusi yang keluar dari mobil merupakan penyumbang besar polusi udara,” pungkas Bambang. (san)

You may also read!

renovasi rumah cagar budaya KOOD Tapos

KOOD Tapos Akan Renovasi Situs Budaya

AGENDA : Rumah yang akan direnovasi oleh KOOD Kecamatan Tapos dan akan menjadikannya sebagai cagar

Read More...
artikel FKM UI pengmas

Pengembangan Sistem Database Online Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Pekerja UMKM di Desa Gunung Sari, Kecamatan Citeureup

  Oleh : Mahasiswa Departemen K3 FKM UI Research Assistant  Department Occupational Health and Safety Faculty of Public Health Universitas Indonesia   SESUAI dengan renstra Universitas

Read More...
Artikel desa tarikolot pengmas ui

Mahasiswa FKM UI Kembangkan SiUMKM Berbasis Data untuk UMKM di Kecamatan Citeureup

  Oleh : Muhammad Fitrah Habibullah Undergraduate Student of Occupational Health and Safety Major Faculty of Public Health Universitas Indonesia   SEBAGAI salah satu perwujudan

Read More...

Mobile Sliding Menu