Gundar Ngaku Pakai Air Tanah

In Metropolis
PENGGUNAAN AIR TANAH : Suasana pemukiman penduduk dan pertokoan di kawasan Jalan Margonda Raya, beberapa waktu lalu. Penggunaan air tanah sampai saat ini masih banyak digunakan untuk keperluan rumah tangga atau komersial di kawasan tersebut. Foto : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Kampus ternama di Kota Depok, Gunadarma (Gundar) akhirnya buka suara terkait penggunaan air tanah. Kampus di Jalan Margonda Raya dan di Jalan Komjen M Yasin ini mengklaim sudah meminta izin ke Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Padahal, jelas-jelas izin penggunaan air tanah berada di Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Humas Universitas Gunadarma, Angga menjelaskan, selama ini pihaknya memang menggunakan air tanah. Namun, dia mengklaim tidak mencuri air tanah, karena sebelumnya pernah mengajukan izin ke Pemkot Depok.

“Mengenai penggunaan air tanah pihak kami sudah ada izin, dan mambayar restribusi setiap bulannya ke Pemkot Depok,” kata Angga kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Sementara terkait kerjasama dengan PDAM pihaknya mengaku, sudah mendaftar, namun PDAM belum menindaklanjuti. “Terkait masalah pemasangan PDAM, pihak kamipun sudah daftar tetapi belum ada tindaklanjut dari PDAM,” papar Angga.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota Depok tidak mampu menggunakan kewenangannya dalam pengaturan penggunaan air tanah. Hal itu dikarenakan kewenangan milik Provinsi Jawa Barat.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok, Dudi Miraz Imaduddin mengatakan, Pemerintah Kota Depok memiliki kewenangan dalam penataan perumahan dan permukiman Kota Depok. Disrumkim memiliki kewenangan Pembinaan terhadap Unit Pengelolaan Rumah Susun Sederhana Sewa (UPT Rusunawa).

“Kami hanya mengelola pembangunan Rusunawa yang terbangun di Kota Depok,” ujar Dudi kepada Radar Depok.

Dudi menjelaskan, terkait penggunaan air tanah yang dibangun Rusunawa menggunakan air, yang dikelola PDAM Tirta Asasta Kota Depok. Penggunaan air tersebut dilakukan untuk mengatur penggunaan air tanah di Kota Depok. Bahkan sejumlah perumahan yang sudah terbangun sudah dialirkan menggunakan PDAM Tirta Asasta Kota Depok.

Terkait penggunaan air tanah yang dilakukan apartemen maupun perusahaan lainnya, lanjut Dudi, Disrumkim tidak memiliki kewenangan malakukan pemberian izin atau izin rekomendasi penggunaan air tanah. Izin rekomendasi tersebut berada di Pemerintah Porvinsi Jawa Barat (Jabar).

“Kami tidak mengeluarkan izin maupun rekomendasi penggunaan air tanah untuk apartemen maupun hotel,” terang Dudi.(rub)

You may also read!

korupsi lahan di depok

Tersangka Korupsi di Depok Bolos Sebulan

LAHAN APARTKOST : Suasana lahan untuk pembangunan Apartkost di kawasan Beji Timur yang kini tersandung

Read More...
PSSI Kota Depok

Benahi Managemen, Mohon Rekomendasi Asprov

URUS : Belum lama management Persikad mendatangi Asosisasi Provinsi (asprov) PSSI Jawa Barat untuk melengkapi

Read More...
ular kobra di bojongsari

AMANKAN : Ketua RW14, Daud Sulaiman bersama pawang ular mengamankan ular kobra di rumah kontrakan

Read More...

Mobile Sliding Menu