Esekusi Lahan UIII Tunggu Instruksi

In Utama
PROYEK: Truk proyek milik PT Brantas Abipraya sedang hilir mudik di lokasi proyek pembangunan jalan kawasan kampus UIII. Foto : RUBIAKTO/Radar Depok

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Eksekusi lahan yang masuk kedalam proyek Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Kelurahan Cisalak, Sukmajaya masih menunggu instruksi. Proyek Strategis Nasional (PSN) ini, masih mandek khususnya pembangunan rektorat. Lantaran dikuasai penghuni ilegal yang menetap sudah tahunan.

Kasatpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny mengatakan, belum mendapat intruksi dari Walikota Depok, untuk membantu eksekusi lahan milik UIII. Pihaknya bekerja menurut petunjuk walikota. Lahan UIII bukan aset milik Kota Depok, namun aset negara yang dikuasakan kepada Kementrian Agama untuk membangun PSN UIII. Sehingga Pol PP Kota Depok tidak memiliki kewajiban, untuk mengamankan, kecuali diminta.

“Itu (UIII), bukan aset milik Pemkot Depok, tapi milik nasional, kami tidak berkewajiban untuk menjaga,” kata Lienda kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Seperti diketahui, di lahan milik UIII yang diduduki warga, di Kelurahan Cisalak, Sukmajaya sudah banyak berdiri bangunan permanen. Bahkan tidak sedikit lahan tersebut dijadikan tempat usaha.
Jika masuk ke kawasan UIII dari Jalan Juanda, sudah tidak bisa menemukan tanah lapang, di sisi Jalan Juanda sudah dipadati dengan bangunan permanen. Saat memasuki ke Jalan Kemakmuran di sisi sebelah kiri Jalan Juanda arah Cisalak, kawasan tersebut sudah banyak bangunan permanen.

Selain rumah tinggal dikawasan tersebut saat ini juga banyak ditemukan penjual sapi. Radar Depok melihat lebih dari lima lapak kandang penjualan hewan kurban di kawasan tersebut. Selain itu, terdapat pula pengepul barang rongsok. “Di dalam sudah padat, ada juga yang sudah menetap bertahun-tahun,” kata salah satu warga sekitar Anto W.

Sementara, Kontraktor PT Brantas Abipraya dilapangan juga masih mengerjakan infrastruktur jalan. Namun saat pengerjaan proyek di musim panas seperti sekarang, mengakibatkan tanah kering dan berdebu.
Berdasarkan pantauan dilapangan truk milik PT Brantas Abipraya sedang hilir mudik mengangkut tanah bekas cut n fill lahan milik UIII.

Sebelumnya, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengaku, telah membuat SK pembebasan lahan UIII. Dengan demikian pihaknya meminta, agar pemerintah Kota Depok membantu dalam hal pembebasan lahan. “Saya minta Pemkot Depok membantu pembebasan lahan milik UIII,” kata Ridwan Kamil kepada Harian Radar Depok, Kamis (18/7).

Menurut Kang Emil -sapaan Ridwan Kamil- proyek UIII masuk ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Sehingga semua pihak harus mendukung kelancaran pembangunan UIII. “Pembangunan gedung rektorat UIII masih terhambat oleh warga yang menempati lahan UIII sekitar 20 hektar,” terangnya.(rub)

You may also read!

PAUD Ceria Ajarkan Kemandirian di Lomba Kemerdekaan

SERU: Siswa-siswa PAUD Ceria sedang mengikuti perlombaan makan kerupuk yang diadakan sekolah, Senin (19/8). FOTO

Read More...

Tampil Beda, Petugas Samsat Depok Pakai Baju Kemerdekaan

LAYANI : Pamin STNK Samsat Kota Depok, Iptu Martha Catur Wurihandini (paling kanan) bersama jajaran,

Read More...

Hissein Grey Beri Lima Tips Sukses di SD Karakter GIS

WAWASAN BARU : Native Speaker asal Amerika Serikat Hissein Grey (tengah) bersama peserta didik Sekolah

Read More...

Mobile Sliding Menu