20 Menit di UI Bayar

In Utama
BERTEMU: Menyelesaikan masalah, akhirnya perwakilan Kampus UI bertemu dengan LPM se-Kecamatan Beji. Foto : LPM FOR RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Kegaduhan secure parking Universitas Indonesia (UI) Depok mulai dipecahkan kampus berplat merah ini. Belum lama, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) se-Kecamatan Beji diundang pihak kampus. Bertempat di Ruang Rapat Gedung DPPF lantai 3 UI, seluruh aspirasi yang dilontarkan ditampung. Tapi, parkir berbayar tersebut tetap diberlakukan melebihi waktu 20 menit.

Ketua LPM Kukusan, Suryadi Tolib menjelaskan, pihak rektorat memberlakukan kebijakan tersebut, tapi belum berpihak pada lingkungan. Menurutnya, kebijakan parkir berbayar harus berkontribusi yang lebih terhadap fasilitas lingkungan. Program tersebut murni dilakukan, untuk pengendalian dalam sistem keamanan. Bukan malah melarang masyarakat melintas.

“Pihak UI menyadari kurangnya komunikasi dengan masyarakat, terhadap kebijakan yang akan dilakukan UI,” kata Tolib kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Pihak UI, lanjut dia akan kembali melaksanakan koordinasi dan komunikasi yang pernah dilakukan antara UI dengan masyarakat secara regular. “Pihak UI akan memberlakukan masuk UI berbayar, apabila melebihi waktu 20 menit,” terang Tolib.

Sementara, Ketua Forum Komunikasi (FK) LPM Kecamatan Beji, Sutrisna meminta, pihak kampus menyiapkan jalur Bikers Outer Ring Road (BORR) Utara menuju Jakarta. Dan BORR Selatan menuju Beji Timur dan Margonda. Sementara untuk BORR menuju arah Pondok  Cina, secepatnya pihak UI akan berkoordinasi kepada pihak KAI> Ini terkait izin perlintasan sebidang, saat ini baru sampai pada RS UI.

“Apabila diizinkan perlintasan sebidang oleh PT KAI, maka akan ada pelatihan khusus bagi penjaga perlintasan sebidang. Dimana penjaga tersebut diambil dari masyarakat,” kata Nano –sapaan akrab Sutrisna-.

Dia juga meminta, agar pihak UI akan terlebih dahulu melaksanakan koordinasi kepada Masyarakat melalui LPM. Apabila akan melaksanakan kebijakan tersebut.

Sementara dia juga mengatakan, akan membuat surat kesepakatan bersama antara UI degan masyarakat. Sebelum ditandatangani akan disampaikan terlebih dahulu draf kesepakatan tersebut kepada LPM, untuk dipelajari dan disepakati.

Menimpali hal ini, Kepala Humas dan KIP UI, Rifelly Dwi Astuti mengatakan, pihak UI melakukan audiensi dengan perwakilan warga dari lima kelurahan yang berada di sekeliling wilayah UI pada Rabu (17/7), di Gedung Rektorat UI. Audiensi ini bertujuan untuk melakukan “hearing” atau menampung segala aspirasi. Pasca dilakukannya uji coba sistem parkir dan masuk kampus UI yang baru. “Kami juga menyampaikan informasi untuk mencegah keresahan warga yang membutuhkan akses melintas, untuk kemudahan mobililasi. UI menyediakan BORR bagi warga untuk melintas ke arah Margonda maupun Lenteng Agung,” tandasnya singkat.(rub/san)

You may also read!

saluran air di kelurahan pengasinan

Penanganan Genangan Air di Jalan Raya Pengasinan : Perbaiki Saluran Air, Sediakan Tujuh Bak Kontrol

RAMPUNG : Kondisi saluran air di Jalan Raya Pengasinan RW7, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan, usai

Read More...
Promo akhir tahun bata

Serbu Cuci Gudang Akhir Tahun Bata 

SERBU : Bata cabang Dmall hadirkan promo cuci gudang akhir tahun dan produk new arrival

Read More...
artikelnya indra

Pembentukan Ekonomi Daerah Melalui PEL

  Oleh : Melani Kasih NPM : 1906313431 Mahasiswi Vokasi Universitas Indonesia Jurusan Adm. Keuangan dan Perbankan   PEMBANGUNAN ekonomi adalah suatu proses di mana

Read More...

Mobile Sliding Menu