Walikota Minta ASN Tingkatkan Pelayanan

In Utama

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Libur Hari Raya Lebaran 2019 telah selesai artinya mayoritas pegawai terutama Aparatur Sipil Negara (ASN) telah kembali bekerja mulai, kemarin (10/6).

Walikota Depok Mohammad Idris dan Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna saling mengeratkan silaturahmi dengan tradisi halal bi halal yang digelar usai Apel Pagi, di Lapangan Balaikota Depok.

Pada kesempatan itu, Walikota Depok Mohammad Idris mengucapkan mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh ASN yang hadir dan mengikuti apel. Dengan mengenakan Pakaian Dinas Harian (PDH) warna cokelat, ratusan ASN di lingkungan Pemkot Depok bersamalaman secara begantian dengan Walikota, Wakil Walikota, dan Kepala OPD.

Idris mengatakan, pasca libur panjang yang cukup memakan waktu panjang ini diminta ASN tetap memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Termasuk semangat kerja yang harus semakin di tingkatkan.

“Seluruh ASN adalah pelayan masyarakat jadi tunjukkan yang terbaik berikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” kata Idris kepada Radar Depok.

Tidak lupa Idris pun mengapresiasi para ASN yang masuk tepat waktu pasca libur panjang Lebaran 2019. Dia menyebut bahwa hampir seluruh ASN di Pemkot Depok masuk kerja dan tidak boloss.

“Kira-kira 99 persen ASN masuk pasca libur lebaran tahun ini. Insyallah semuanya tetap bekerja dengan kesungguhan dan melakukan yang terbaik,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna pun juga menuturkan hal senada dengan meminta supaya seluruh ASN kembali bekerja. Dia mengibaratkan ASN itu seperti hati yang kembali fitrah usai lebaran.

“Setelah ramadan kita bersih-bersih menyucikan hati, sekarang pelayanannya harus lebih fresh lagi dan tingkatkan optimalisasinya,” pungkas Pradi. (san)

You may also read!

Jawaban Jokowi Tentang Gerindra dan Demokrat di Kabinet

Prabowo dan Joko Widodo.   JAKARTA - Beredarnya kabar peluang bergabungnya Partai Gerindra dan Demokrat ke kabinet

Read More...

Larangan Unjuk Rasa Saat Pelantikan Dianggap Tidak Biasa

BENTROK : Ribuan mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya turun ke jalan untuk menolak UU KPK

Read More...

Ekor Kepala

      Oleh: Dahlan Iskan   UMURNYA baru 13 tahun. Ia harus ditangkap. Ditahan. Diadili. Tuduhannya: melawan petugas negara. Tepatnya: melawan polisi --mencoret-coret.

Read More...

Mobile Sliding Menu