PLN JBB Tanda Tangani Deklarasi Integritas

In Metropolis
DEKLARASI: PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (UIP JBB) saat melakukan tanda tangan Deklarasi Integritas bersama stakeholder di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta. Foto : RUBIAKTO/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, JAKARTA-Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Jawa 2, berkapasitas 880 MW berhasil masuk sistem Jawa Bali. Ini setelah sebelumnya sukses mencapai tahap commercial operation date (COD) pada 20 Mei 2019 lalu.

Berlokasi di Priok, area PT Indonesia Power UPJP Priok dengan luas area sebesar 5,2 Ha. Proyek PLTGU Jawa 2 memproduksi daya sebesar 880 Megawatt (MW), yang berasal dari Gas Turbine 2×300 MW dan Steam Turbine 1×280 MW.

Proyek PLTGU Jawa 2 pengerjaannya di bawahi PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (UIP JBB), dengan pelaksanaan PLN Unit Pelaksana Proyek Pembangkit Jawa Bagian Barat (UPP PJBB) 2.

Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat, Haryanto WS mengatakan, PLTGU Jawa 2 (880 MW) siap dioperasikan. Dan menyalurkan energi listrik untuk melayani kebutuhan kepada masyarakat, melalui sistem jaringan transmisi dan gardu induk PLN di DKI Jakarta dan sekitarnya.

Evakuasi daya yang dihasilkan PLTGU Jawa 2 akan disalurkan melalui GISTET 500 kV Priok. Selanjutnya, dari IBT 500 kV/150 kV akan disalurkan ke sistem jaringan 150 kV, ke arah GIS 150 kV Priok Timur Baru dan GIS 150 kV Priok Barat. Kebutuhan gas PLTGU Jawa 2 ini disuplai dari Nusantara Regas (NR).

“Proyek ini merupakan perwujudan nyata program pemerintah dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan 35.000 MW. Penyelesaian proyek PLTGU Jawa 2 (880 MW) memberikan manfaat besar bagi ketersediaan pasokan listrik di DKI Jakarta dan perkuatan Sistem Kelistrikan Jawa-Bali sebagai pembangkit dengan tipe Load Follower ataupun Peaker,” tutur Haryanto.

Tentunya, lanjut dia untuk mencapai penyelesaian proyek ini bukanlah pekerjaan yang mudah. Karena mulai dari tahap Perencanaan sampai dengan pelaksanaan konstruksi berbagai masalah menghadang kelangsungan pembangunan. Baik permasalahan Teknis maupun Non Teknis.

Namun, dengan adanya sinergi antara instansi-instansi terkait baik aparatur penegak hukum sebagai langkah antisipatif dan preventif. Ini agar program benar-benar terlaksana sesuai ketentuan undang-undang. Dan peraturan yang berlaku serta dukungan Pemerintah DKI Jakarta, maupun pusat maka proyek ini dapat selesai tepat waktu dan kualitas.

Dalam kesempatan tersebut, PT PLN Regional Jawa Bagian Barat dan Stakeholder juga melakukan penandatanganan deklarasi integritas, yang berisi pertama, mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi, Kolusi, dan Nepotisme serta tidak melibatkan diri dalam perbuatan curang.

Kedua, tidak memberikan suap, ketiga menghindari benturan kepentingan, keempat siap memberikan informasi jika mengetahui ada tindakan curang, atau KKN, dan kelima jika melanggar yang menandatangani deklarasi integritas siap menerima sanksi.

Sementara itu, perwakilan dari Kota Depok, dihariri Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kota Depok, Ahmad Kafrawi. Dia meminta, agar PLN segera menurunkan kabel udara yang melintang di Kota Depok, untuk menunjang keindahan Kota Depok.

“Kalau bisa PLN secepatnya menurunkan kabel udara, yang melintang di Kota Depok, untuk kemudian di tanam di dalam tanah, untuk menunjang keindahan kota,” kata Kafrawi.

Perwakilan dari BPN Depok, Kepala Seksi Pengadaan Tanah BPN Kota Depok, Medi Lalengan mengatakan, sebagai stakeholder di Kota Depok, pihaknya mengaku akan berupaya membantu PLN jika membutuhkan tanah di Kota Depok, untuk penempatan gardu listrik. “Kalau membutuhkan tanah di Kota Depok, PLN silahkan berkomunikasi dengan kami, sebisa mungkin akan kami bantu,” tandas Medi.(rub)

You may also read!

Terima Kasih Masih Setia

RADARDEPOK.COM – Hari ini Harian Radar Depok berusia 9 tahun. Lahir 15 Juli 2010, di Jalan Raya Kartini No13,

Read More...

Ramai-ramai Sedot Air Tanah

RADARDEPOK.COM – Margonda amblas tinggal menunggu waktu. Hiruk pikuk padatnya jantung Kota Depok itu ternyata di dalam permukaan tanahnya,

Read More...

Agustus Pajak Air Tanah Naik

RADARDEPOK.COM – Tingginya penggunaan air tanah membuat Kota Depok berputar otak. 139  badan usaha wajib pajak pengguna air tanah

Read More...

Mobile Sliding Menu