Pimpinan Dewan dari Golkar Ditentukan Pusat

In Politika
PENYERAHAN : Ketua DPD Partai Golkar Depok, Farabi El Fouz didampingi pengurus dan Bacaleg saat menyerahan berkas Bacaleg DPRD Kota Depok Pemilihan Umum 2019 di Kantor KPU Kota Depok. Foto : RICKY/RADAR DEPOK

DEPOK Selain dapat mempertahankan jumlah kursi di parlemen (5 kursi). Masih dari hasil Pileg 2019, DPD Partai Golkar Depok dipastikan meraih unsur pimpinan DPRD.

Kepada Radar Depok, Ketua DPD Partai Golkar Kota Depok, Farabi El Fouz membeberkan kriteria yang akan menduduki kursi prestisius di legislatif tingkat II di Kota Sejuta Maulid.

“AD/ART kami memang pusat yang menentukan, tapi ada beberapa syarat untuk menjabat unsur pimpinan DPRD,” kata Farabi.

Ia pun merinci, persyaratan yang didahulukan adalah petahana atau pernah menjabat lima tahun sebelumnya. Kedua, menjabat sebagai pengurus harian di DPD Partai Golkar Kota Depok. “Jadi pengurus harian, bukan pengurus kecamatan, walaupun sebagai ketua, tapi harus pengurus harian di DPD,” paparnya.

Pengurus harian tersebut, tambah dia, yakni ketua, sekretaris, bendahara, wakil ketua, wakil sekretaris dan wakil bendahara. Suara terbanyak juga didahulukan.

“Itukan kriteria atau syarat yang terkenal lah, tapi yang menentukan DPP, kami hanya memberikan usulan,” terang Farabi.

Farabi melanjutkan, pihaknya pun hingga saat ini belum menentukan dan masih akan melakukan rapat pleno lagi. Sebab, Golkar di era kepemimpinannya, keputusan berdasarkan hasil musyawarah mufakat di rapat. Sehingga, Golkar makin kuat. “Jadi semua merasa diorangkan dan tidak ada yang tidak dilibatkan,” katanya.

Kemungkinan, Farabi menambahkan, nama-nama yang diusulkan bisa dua orang. Kemudian, pihaknya masih menunggu koordinasi dengan Jabar.

“Beberapa waktu lalu saya bertemu dengan Kang Dedi Mulyadi (Ketua DPW Partai Golkar Jawa Barat), beliau menanyakan siapa yang mau jadi, tapi masih saya bicarakan dan kriterianya yang saya sebutkan tadi,” imbuhnya.

Namun, Farabi mengharapkan agar usulan yang akan diajukan di unsur pimpinan dewan lebih baik satu nama. Sehingga, tetap solid. Sehingga, perlu musyawarah mufakat agar bagus.

“Insya Allah sebelum September sudah saya kirim nama yang direkomendasikan ke DPW. Kalau rapat plenonya kemungkinan akhir bulan ini dan Juli sudah bisa merekomendasikan namanya,” pungkas Farabi. (cky)

You may also read!

Piala Bergilir Mochammad Yana Aditya antar Provinsi se-Jawa Siap Digulirkan

      Oleh: Supartono JW*) Pengamat Pendidikan Sepak Bola Nasional   Festival Sepak Bola antar Provinsi se-Jawa, Piala Bergilir Mochammad Yana Aditya U-8, U-10,

Read More...

Dapat Bisikan Misterius, Painah Loncat dari Jembatan Juanda Depok

BUNUH DIRI : Paniah yang mencoba bunuh diri dengan melompat dari jembatan di Jalan Juanda,

Read More...

Ratusan Pesilat Adu Jurus di Cimanggis Cup

BERTANDING : Dua orang pesilat sedang bertarung di Gelanggang A pada Kejuaraan Silat Cimanggis Cup

Read More...

Mobile Sliding Menu