Pemira Penting Dilaksanakan

In Politika

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemilihan Umum Internal Raya (Pemira) untuk persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sudah menjadi tradisi bagi PKS. Hal tersebut disampaikan Mantan Ketua DPD PKS Kota Depok, Supariyono.

“Tradisi yang ada di PKS itu memang melakukan Pemira,” katanya kepada Radar Depok, di Gedung DPRD Kota Depok, kemarin (12/6).

Wakil Ketua DPRD Kota Depok ini menjelaskan, Pemiri diartikan pemilihan umum, dimana pesertanya adalah para kader PKS. Nantinya mereka boleh memilih siapa saja nama-nama yang masuk hasil penjaringan partai.

“Saya tidak tahu, yang dipilih itu orangnya hanya kader PKS atau juga dari eksternal,” bebernya.

Ia menilai, Pemira menjadi penting. Karena untuk mempersiapkan calon walikota dan calon wakil walikota, yang nantinya akan diusung partai berlambang bulan sabit kembar tersebut. “Kita siapkan keduanya. Pemira itu menjadi suatu yang harus dilakukan,” terangnya.

Menurutnya, dalam dunia politik semuanya serba mungkin. Sehingga partai harus menyiap matang-matang kader yang akan diusung.

“Kan PKS punya tiket sendiri (12 kursi DPRD Kota Depok) untuk mengusung paslon (Pilkada Depok 2020). Artinya, Pemira itu menjadi tetap relevan,” ujarnya.

Tujuan dari Pemira itu sendiri, lanjut Supariyono, adalah untuk mendengar keinginan dari kader PKS. Sebab bagaimanapun juga, suara kader harus tetap ditampung. Wadahnya adalah Pemira. Walaupun, tidak selalu orang yang mendapat suara terbanyak itu otomatis diusung.

“Karena ada pertimbangan yang lain. Bisa jadi di internal dia dapat suara banyak, tapi di eksternal surveinya masyarakat tidak kenal dia, atau sebaliknya,” paparnya.

Kemudian, ada juga pertimbangan di struktur tingkat yang lebih tinggi. Karena, untuk menjadi kepala daerah banyak hal yang harus dimiliki, seperti popuparitas dan kapasitas. Jika hanya populer saja, tapi kapasitas tidak ada untuk menyelesaikan masalah kota, juga tidak pas.

“Yang kita mau orang populer, di internal dan eksternal juga oke. Tapi juga dia punya kapasitas untuk menyelesaikan masalah dan membawa Depok menjadi lebih hebat lagi. Itu yang kita cari,” katanya.

Pria yang juga Ketua Bidang Ekonomi, Industri, Teknologi dan Lingkungan Hidup DPW PKS Jawa Barat ini menambahkan, Pemira saja pun tidak cukup, karena Pemira  hanya salah satu unsur saja untuk mendapatkan keputusan, agar keputusan yang dihasilkan lebih komprehensif pertimbangannya.

“Bisa jadi di DPP ada proses-proses selanjutnya, seperti fit and profer test, uji kompetensi dan lain sebagainya. Makanya Pemira itu menjadi penting. Sehingga, tidak ada satu kader pun yang tidak terlibat,” pungkasnya. (cky)

You may also read!

Depok United Seri Main di Kandang

  Sepak Bola: Depok United mampu ditahan imbang oleh kesebelasan dari Kabupaten Bogor, Persebam. FOTO :

Read More...

DPRD Depok Desak Disdik Turun Tangan Tangani Harga Seragam SMPN

Sekretaris Komisi D DPRD Depok, Tengku Farida Rachmayanti.   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok,

Read More...

Kampanye Pilkada Depok 81 Hari

Ketua KPU Arief Bduiman. FOTO : JAWA POS   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Gong pilkada serentak pada 2020

Read More...

Mobile Sliding Menu