Pembalap Cilodong Finish 21

In Utama

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Pembalap asli Kota Depok di Moto2 belum membuahkan poin di Sirkuit Catalunya Spanyol, Minggu (16/6). Dimas Ekky Pratama, yang mulai start di posisi 24 harus puas finish ke-21. Atas torehan tersebut, pria anak satu yang tinggal di Jalan H Dimun RW24 Kelurahan Sukamaju, Cilodong mendapatkan hasil terbaik selama mengikuti race.

Balapan Moto2 Catalunya 2019 berlangsung sejak pukul 17:00 WIB. Augusto Fernandez, Thomas Luthi, dan Sam Lowes memulai start dari grid terdepan. Sedangkan pembalap Indonesia, Dimas Ekky, memulai lomba dari posisi ke-24.

Setelah balapan dimulai, Thomas Luthi mengambil alih posisi pimpinan lomba dengan start yang ciamik. Tak lama setelah balapan dimulai, kecelakaan pertama terjadi. Remy Gardner bersenggolan dengan Lorenzo Baldassarri dan terjatuh ke luar lintasan.

Di posisi depan, Augusto Fernandez bersaing ketat dengan Thomas Luthi yang masih memimpin lomba. Sedangkan Alex Marquez terus membuntuti dari posisi ke-3. Saat balapan tersisa 16 lap lagi, sang pemuncak klasemen Moto2 2019, Lorenzo Baldassarri terjatuh dan tak bisa melanjutkan lomba. Saat balapan menyisakan 9 lap lagi, Alex Marquez akhirnya mengambil alih posisi pertam adari tangan Thomas Luthi.

Sedangkan Jorge Navarro juga mengambil posisi ke-3 dari tangan Augusto Fernandez. Thomas Luthi terus berupaya untuk men-take over posisi Alex Marquez, tetapi Alex Marquez dapat mempertahankan posisinya hingga akhir lomba.

Alex Marquez menjadi pemenang Moto2 Catalunya 2019 diikui oleh Thomas Luthi di posisi 2, dan Jorge Navarro meraih podium ke-3. Ini adalah kemenangan ke-3 Alex Marquez secara beruntun dalam tiga seri Moto2 2019. Sedangkan Dimas Ekky Pratama, gagal finis di 15 besar dan tak mendapatkan poin. Dimas Ekky hanya berhasil finis di posisi ke-21 dalam balapan Moto2 Catalunya 2019.(net/ind/hmi)

You may also read!

Jawaban Jokowi Tentang Gerindra dan Demokrat di Kabinet

Prabowo dan Joko Widodo.   JAKARTA - Beredarnya kabar peluang bergabungnya Partai Gerindra dan Demokrat ke kabinet

Read More...

Larangan Unjuk Rasa Saat Pelantikan Dianggap Tidak Biasa

BENTROK : Ribuan mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya turun ke jalan untuk menolak UU KPK

Read More...

Ekor Kepala

      Oleh: Dahlan Iskan   UMURNYA baru 13 tahun. Ia harus ditangkap. Ditahan. Diadili. Tuduhannya: melawan petugas negara. Tepatnya: melawan polisi --mencoret-coret.

Read More...

Mobile Sliding Menu