Pasien Meningkat Pasca Lebaran

In Metropolis

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pasca Idulfitri 1440 H, terjadi peningkatan jumlah pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok dan di sejumlah puskesmas. Jumlah pasien tercatat mencapai belasan ribu jiwa.

Manager On Duty RSUD Kota Depok, Stya Hadi Saputra mengatakan, jumlah pasien sebelum lebaran yakni 3 dan 4 Juni 2019 mencapai 647 orang, sedangkan 7, 10, dan 11 Juni 2019 terhitung 1.377 pasien. Jumlah ini meningkat dibanding hari-hari biasanya.

“Iya ada peningkatan jumlah pasien dibanding hari biasanya, memang sudah rutinitas seperti itu beberapa hari menjelang dan setelah lebaran bisa mencapai ribuan pasien,” kata Hadi kepada Radar Depok, di RSUD Kota Depok, kemarin (12/6).

Senada dengan RSUD pasien sakit di seluruh Puskesmas yang tersebar di 35 titik pun juga mengalami peningkatan cukup drastis. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Depok, sebanyak 10.143 pasien mengunjungi Puskesmas periode 1-9 Juni 2019.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Depok, Rani Martina menuturkan, peningkatan pasien hampir merata di seluruh puskemas. Mayoritas meningkat pada H-3 Lebaran, H+1 dan H+2 Lebaran. Dari data yang ada, pasien yang datang pada pagi hari menempati urutan pertama (terbanyak).

“Total sebanyak 10.143 warga mengakses pelayanan kesehatan di puskesmas kelurahan dan kecamatan yang ada di Kota Depok selama cuti bersama libur Lebaran,” tuturnya.

Dari jumlah tersebut, sebagian besar pasien menderita berbagai macam gangguan kesehatan. Di antaranya, Hipertensi, Infeksi Saluran Pernafasan (ISPA), Infuluenza, Gangguan Lambung, dan Radang Tenggorokan. Kelima jenis penyakit ini tercatat yang paling banyak diderita masyarakat saat di puskesmas dan RSUD.

“Rata-rata biasanya karena faktor cuaca dan pola makan masyarakat usai lebaran, menjadi penyebab perutnya sakit gangguan lambung dan radang tenggorokan,” ujar Rani.

Rani menyebut, data yang diterima pihaknya merupakan laporan langsung dari sleuruh puskesmas yang dimiliki Kota Depok. Karena pada saat menjelang dan pasca lebaran pelayanan di seluruh puskesmas tetap beroperasi.

“Berdasarkan data yang ada paling banyak pada pagi hari. Tetapi tidak menyurutkan para petugas kesehatan untuk bersiaga selama 24 jam,” tandas Rani. (san)

You may also read!

Demokrat Depok Tolak KLB

RADARDEPOK.COM, DEPOK – DPC Partai Demokrat Kota Depok menolak keras rencana Kongkres Luas Biasa (KLB) yang diusulkan sejumlah pendiri

Read More...

Sebar Hoaks, Pria di Bojongsari Diringkus

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Diduga telah menyebarkan hoaks tentang ‘kasus Kivlan Zen direkayasa aparat’, seorang pria warga Bojongsari berinisial YM

Read More...

Miliki Ragam Barang Kuno, Simpan Borgol Zaman Belanda

RADARDEPOK.COM – Beragam barang kuno dan tergolong langka masih dimiliki H Rosidi yang tersimpan di rumahnya di Kelurahan Duren

Read More...

Mobile Sliding Menu