Maret 2020 Depok Buang Sampah ke Nambo

In Metropolis
BERAKTIFITAS : Pekerja saat beraktifitas di TPA Cipayung, Kecamatan Cipayung. Foto : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK–Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung, nampaknya masih harus menampung sampah Depok hingga akhir 2019 ini. Pasalnya, Provinsi Jawa Barat (Jabar) baru memperbolehkan Kota Depok membuang sampah TPPAS Lulut-Nambo, Kabupaten Bogor sekitar Maret 2020.

Analis Perencanaan UPTD Pengelolaan Sampah TPA/TPST Regional (PSTR) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa barat, Lufiandi mengatakan, Maret 2020 TPPAS Lulut-Nambo akan melakukan uji coba peralatan (Commisisioning). Dalam tahapan ini, pengolahan sampah akan dicoba menggunakan sampah dari Kota Depok.

“Maret 2020 adalah target jadwal uji coba (commissioning) TPPAS Lulut Nambo. Uji coba pengolahan dan memprosesannya bisa menggunakan sampah yang berasal dari Kota Depok,” kata Lufiandi hanya kepada Harian Radar Depok, Senin (24/6).

Mengingat kondisi Kota Depok sudah darurat sampah. Lufiandi menuturkan, tidak menutup kemungkinan pembuangan sampah dari Depok ke TPPAS Lulut-Nambo bisa jadi dipercepat. Kini, DLH Jawa Barat tengah membahas jadwal dan prosedur pembuangan sampah.

“Mudah-mudahan Februari 2020 seluruh alatnya sudah masuk ke TPPAS dan dapat dibuka secara resmi pada Juni 2020,” tuturnya.

Selama proses uji coba peralatan, dikatakan Lutfiandi, Pemerintah Kota Depok mengajukan dapat membuang sampah sebanyak 300 ton perhari. Hal itu sekaligus meringankan beban TPA Cipayung yang sudah tidak mampu lagi menampung beban sampah.

“Tidak 100 persen full beroperasi, awalnya mungkin 30 persen, kemudian bertahap di bulan selanjutnya untuk menguji alat, kalau ada yang nggak sesuai diperbaiki lagi sampai siap semuanya,” paparnya.

Dari kuota 300 ton per hari tersebut, Pemerintah Kota Depok diminta pembayaran Tipping Fee Rp125 ribu per ton yang 10 persennya. Nantinya pembayaran tersebut digunakan untuk membayar Kompensasi Dampak Negatif (KDN), bagi masyarakat sekitar TPPAS Lulut-Nambo.

“Terkait KDN nanti Bupati Bogor yang akan mengaturnya berdasarkan SK Bupati yang akan dikeluarkan,” terang Lufiandi.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebersihan DLHK Depok, Iyay Gumilar menyebut, Pemerintah Kota Depok masih menunggu keputusan dari Pemprov Jawa Barat untuk segera membuang sampah ke TPPAS Lulut-Nambo.

“Kami masih menunggu perintah dan keputusan dari pemprov kapan waktunya untuk buang sampah kesana. Semoga ada kabar gembira secepatnya mengingat kondisi TPA Cipayung yang sudah kelebihan kapasitas,” pungkas Iyay. (san)

You may also read!

Terima Kasih Masih Setia

RADARDEPOK.COM – Hari ini Harian Radar Depok berusia 9 tahun. Lahir 15 Juli 2010, di Jalan Raya Kartini No13,

Read More...

Ramai-ramai Sedot Air Tanah

RADARDEPOK.COM – Margonda amblas tinggal menunggu waktu. Hiruk pikuk padatnya jantung Kota Depok itu ternyata di dalam permukaan tanahnya,

Read More...

Agustus Pajak Air Tanah Naik

RADARDEPOK.COM – Tingginya penggunaan air tanah membuat Kota Depok berputar otak. 139  badan usaha wajib pajak pengguna air tanah

Read More...

Mobile Sliding Menu