Kadisdik Lepas 153 Siswa

In Pendidikan

RADARDEPOK.COM, PANCORANMAS – SMP Al-Muhajirin yang terletak di Jalan Raya Nusantara, menggelar Penglepasan Siswa Kelas IX Angkatan Ke-32 Tahun Pelajaran 2018/2019, berlangsung di gedung MUI Kota Depok, kemarin (19/6).

Kepala SMP Al-Muhajirin Kota Depok, Irmiwati menyebutkan bahwa tahun ini yang dilepas sebanyak 153 siswa. Dengan rincian laki-laki 71 siswa, dan perempuan 82 siswa.

“Kami berharap para siswa lebih baik lagi ketika meningkatkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Dan pendidikan akhlak yang paling utama, harus dipegang teguh oleh semua siswa,” ungkap Irmiwati kepada Radar Depok.

Selain itu lanjut Irmiwati, sekolah berharap setiap orang tua dapat bangga menyelolahkan anaknya di SMP Al-Muhajirin. Karena tak sedikit para alumni sekolah tersebut yang mendukung adik-adiknya bersekolah di SMP Al-Muhajirin. Selain ditunjang sarana prasarana yang lengkap, juga didampingi guru yang profesional.

“Alhamdulillah capaian prestasi tahun ini terus meningkat, semoga ke depan lebih baik lagi. Meski pun prestasi non akademik mendominasi, tetapi kami dorong terus siswa agar berprestasi di pendidikan akademik,” terangnya.

Diketahui, SMP Al-Muhajirin tahun ini menerima enam kelas, dan saat ini sudah 143 formulir yang diambil para pendaftar atau calon siswa. “Di sekolah kami ada keunggulan baca dan tahfidz Alquran. Ditambah lagi ekskul pramuka, panahan, basket, futsal, silat, taekwondo, paskibra, PMR, hingga paduan suara,” tutur Irmiwati.

Ketua Panitia Penglepasan SMP Al-Muhajirin, Agus Budiardjo mengatakan, acara penglepasan diisi dengan Salawat yang dibawakan siswa, tari-tarian, seni tradisional Betawi palang pintu, prosesi sungkeman, dan penampilan sepuluh siswa terbaik sebagai penghafal Alquran.

“Yang menarik ada penampilan sepuluh siswa terbaik sebagai tahfidz Alquran atau penghafal Alquran. Kemudian ada drama kolosal, dan pembacaan puisi,” ucap Agus kepada Radar Depok.

Agus melanjutkan, tema penglepasan siswa tahun ini adalah Menjadikan Manusia Religius Berkarakter dan Berbudaya. “Jadi isi kegiatannya disesuaikan dengan tema, Religius, Berkarakter, dan Berbudaya. Hal ini menjadi bekal siswa dalam pendidikan di masa yang akan datang,” kata Agus.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Mohammad Thamrin menuturkan, siswa yang ‘dilahirkan’ di SMP Al-Muhajirin merupakan salah satu contoh bahwa sangat pentingnya pendidikan yang religius, berkarakter, dan berbudaya.

“Itu bisa kita lihat saat siswa tahfidz Alquran membacakan dan melantunkan ayat suci Alquran. Ini bakal menjadi bekal mumpuni bagi kehidupan siswa di masa yang akan datang. Dan pendidikan berkarakter itu sangatlah penting. Sekali lagi selamat bagi siswa berprestasi,” harap Thamrin. (gun)

You may also read!

Jawaban Jokowi Tentang Gerindra dan Demokrat di Kabinet

Prabowo dan Joko Widodo.   JAKARTA - Beredarnya kabar peluang bergabungnya Partai Gerindra dan Demokrat ke kabinet

Read More...

Larangan Unjuk Rasa Saat Pelantikan Dianggap Tidak Biasa

BENTROK : Ribuan mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya turun ke jalan untuk menolak UU KPK

Read More...

Ekor Kepala

      Oleh: Dahlan Iskan   UMURNYA baru 13 tahun. Ia harus ditangkap. Ditahan. Diadili. Tuduhannya: melawan petugas negara. Tepatnya: melawan polisi --mencoret-coret.

Read More...

Mobile Sliding Menu