IBH Masuk Bursa Calon Walikota

In Politika

RADARDEPOK.COM, DEPOK Anggota Fraksi PKS DPRD Jawa Barat, Imam Budi Hartono dikabarkan masuk bursa Calon Walikota Depok di Pemilihan Umum Internal Raya (Pemira), yang diselenggarakan DPD PKS Kota Depok, 7 Juli mendatang.

Hal tersebut terungkap saat Bendahara Umum PD PKS Kota Depok, Adriana Wirasantana memberikan sambutan dalam acara Halalbihalal DPC PKS Sawangan, Minggu (23/6)

Menanggapi hal tersebut, Imam mengaku bersyukur dan akan fatsun terhadap keputusan dari DPP partai berlambang bulan sabit kembar itu. Politikus yang akrab disapa IBH ini pun mengakui, sebagai kader PKS, ia pun berterima kasih kepada pengurus struktural maupun kader PKS yang telah memasukan namanya dalam bursa kontestasi Pilkada Kota Depok 2020.

“Sebagai kader PKS, saya siap diperintahkan partai apapun yang diperintahkan, selama dalam rangka taat pada Allah SWT dan Rasul, serta untuk kebaikan negeri ini, khususnya Kota Depok,” beber IBH.

IBH sendiri dinilai memiliki modal yang kuat untuk mengikuti kontestasi Pilkada 2020 mendatang. Pasalnya, pada Pileg kemarin, legislator tingkat Jabar ini meraih 43.670 suara dari 11 kecamatan di Kota Depok. Dan jika digabung dengan Kota Bekasi, suara pribadi IBH mencapai 60 ribu lebih.

“Ya Alhamdulillah, kalau di Depok, untuk Jawa Barat saya yang tertinggi,” tuturnya.

Dia mengaku, sudah ada beberapa politikus yang melamar untuk berpasangan dengannya. Hal tersebut, sambung IBH, sangat ia hargai dan menjadi kebanggaan bagi dirinya. “Sudah ada beberapa yang melamar ke saya secara serius. Bahkan, ada yang meminta untuk menjadi wakil saya,” ungkapnya.

Bahkan, IBH menambahkan, beberapa tokoh pemuda, masyarakat hingga kader berharap kader PKS dapat maju menjadi Calon Walikota Depok untuk Pilkada Kota Depok yang tahapannya mulai berlangsung Septembert 2019.

“Di beberapa sosial media pun sudah ada yang secara terang-terangan memberikan dukungan ke saya,” imbuhnya.

Kendati demikian, IBH tetap menghargai mekanisme yang sedang dijalankan PKS Kota Depok, salah satunya Pemira. Kemudian, segala keputusan nanti semua muarannya ada di DPP yang memiliki kewenangan untuk menentukan sikap, koalisi dan Paslonnya.

“Maju sebagai calon walikota, wakil atau tidak, semua keputusan di DPP. Sebagai kader, tentu harus fatsun dengan keputusan yang akan diambil nantinya,” pungkasnya. (cky)

You may also read!

16 Kursi di Kabinet dari Partai, Sisanya Belum Diketahui

Presiden Joko Widodo (Jokowi).   JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana akan mengumumkan nama-nama untuk formasi

Read More...

Presiden Jokowi : Seabad Indonesia Pendapatan Rp27 Juta per Kapita per Bulan

Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).   JAKARTA - Rp 27 juta per kapita per bulan, itu menjadi

Read More...

LPM Duren Mekar Ajak Kembangkan Kebudayaan Betawi

BERSAHABAT : Ketua LPM Kelurahan Duren Mekar, Ahmad Khairul Kahfi (kanan) bersama Cablak diwilayah Kelurahan

Read More...

Mobile Sliding Menu