Bus Mundur Hantam Dua Kendaraan

In Satelit Depok
LAKA KSU : Mobil Honda Freed yang menjadi salah satu korban mundurnya Bus Saly Trans di Gang Pule Jalan KSU, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok. Senin (24/6). Foto : ARNET/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM, SUKMAJAYA – Entah apa yang menjadi penyebab mundurnya mobil bus Saly Trans saat melintas di tanjakan di depan Gang Pule, Jalan KSU, Kelurahan Tirta Jaya, Kecamatan Sukmajaya. Sehingga, menghantam dua kendaraan dibelakangnya, Senin (24/6)

Berdasarkan informasi yang diperoleh Radar Depok, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB, membuat Honda Freed dan sebuah Honda Vario warna merah harus mengalami kerusakan yang cukup parah.

“Awalnya bus turun nggak kuat nanjak, terus kena mobil dibelakangnya (Honda Freed) yang dikemudikan perempuan, setelah itu mobil freed itu mundur juga dan kena motor yang dikendaraan seorang pemuda,” Jelas Kanit Laka Polresta Depok Iptu Joko Irwanto.

Akibat insiden tersebut, mobil Honda Freed mengalami kerusakan pada bagian bemper depan, begitu juga dengan kendaraan roda dua yang rusak pada bagian depan.

Beruntung tak ada korban jiwa, Iptu Joko, hanya saja korban mengalami luka lecet dan langsung dibawa warga segera bawa ke klinik terdekat guna mendapatkan pertolongan.

“Setelah dari klinik mereka pulang, rumahnya di wilayah Sukmajaya,” tambahnya.

Akibat kejadian tersebut, saat ini, kendaraan bersama dengan pengendaranya akan dibawa ke kantor Unit Laka untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Untuk ketiga kendaraan tersebut akan dijadikan sebagai barang bukti. (arn)

You may also read!

Terima Kasih Masih Setia

RADARDEPOK.COM – Hari ini Harian Radar Depok berusia 9 tahun. Lahir 15 Juli 2010, di Jalan Raya Kartini No13,

Read More...

Ramai-ramai Sedot Air Tanah

RADARDEPOK.COM – Margonda amblas tinggal menunggu waktu. Hiruk pikuk padatnya jantung Kota Depok itu ternyata di dalam permukaan tanahnya,

Read More...

Agustus Pajak Air Tanah Naik

RADARDEPOK.COM – Tingginya penggunaan air tanah membuat Kota Depok berputar otak. 139  badan usaha wajib pajak pengguna air tanah

Read More...

Mobile Sliding Menu