SIT NF Kembali Gelar Simposium Guru

In Pendidikan
BELAJAR: Puluhan guru dan karyawan SIT Nurul Fikri mengikuti Simposium Guru di aula SMAIT Nurul Fikri, Jalan H. Sairi, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis. Foto: SANI/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – SIT Nurul Fikri kembali menggelar Simposium Guru dari level TK hingga SMA Islam Terpadu di wilayah kerjanya. Kegiatan ini sebagai bentuk penilaian pihak yayasan melalui riset yang diteliti oleh para guru selama satu tahun pembelajaran di sekolah. Acara tersebut digelar di aula SMAIT Nurul Fikri, Jalan H. Sairi, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis.

Ketua Panitia Simposium, Rusliah mengatakan, sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Simposium Guru termasuk rangkaian NF Research Expo. Adapun tujuan dari simposium ini untuk membudayakan riset dalam diri guru SIT NF.

“Sebagai SDM di bidang pendidikan, guru SIT NF harus melakukan penelitian tentang apa yang mereka hadapi saat proses pembelajaran. Sehingga mutu pembelajaran yang kita lakukan semakin bermutu dalam mendidik pelajar di sekolah,” kata Rusliah kepada Radar Depok, kemarin.

Pada simposium guru 2019, ada 36 guru dari berbagai level yang telah menyelesaikan riset penelitian selama satu tahun. Sebelumnya lanjut Rusliah, ada 62 guru yang mendaftar pada kesempatan ini, namun belum menyelesaikan riset.

Dia menjelaskan, dalam penelitiannya pun para guru tidak melakukan secara berkelompok, tetapi individu. Serta yang membedakan dari tahun sebelumnya juga, para peneliti dapt memilih sendiri guru pembimbing penelitian, layaknya mahasiswa di kampus.

“Harapannya semoga bapak, ibu guru, dan pegawai lain yang belum melakukan penelitian di tahun ini untuk lebih semangat lagi penelitiannya. Karena penelitian yang kita buat ini dapat berguna untuk guru lain ketika mengalami hal yang sama saat mengajar di kelas,” jelas Rusliah.

Tema besar simposium guru 2019 SIT NF adalah Membangun Sumber Daya Manusia Bermutu dengan Fakta dan Data Melalui Riset. Selain untuk belajar meneliti, tujuan dari kegiatan ini untuk mengimplementasikan Smart Nurul Fikri.

Smart kepanjangan dari Sholeh, Muslih, Cerdas, Mandiri dan Terampil. Dimana Smart merupakan pendidikan karakter yang dilakukan di SIT Nurul Fikri. Smart Nurul Fikri berlaku untuk semua stakeholder termasuk guru.

Sekretaris Yayasan Pendidikan dan Pemberdayaan Nurul Fikri, Ahadiyat menuturkan, di Simposium Guru Nurul Fikri ada banyak kegiatan antara lain stadium general, diseminasi riset, dan riset perform.

Menurutnya tidak ada istilah guru yang lebih paham segalanya daripada siswa. Di SIT Nurul Fikri status guru, karyawan, dan siswa sama. Artinya manusia adalah role model seorang pembelajar yang sejati.

“Guru dan karyawan yang bergerak di bidang pendidikan maka dia menjadi rolemodel untuk siswanya, bagaimana menjadi manusia pembelajar yang utuh. Bagaimana melakukan riset, belajar yang baik dan akhirnya menjadi orang-orang yang Insyaallah menjadi jalan buat hidayah siswa dan menjadi inspirasi,” pungkasnya. (san)

You may also read!

Terima Kasih Masih Setia

RADARDEPOK.COM – Hari ini Harian Radar Depok berusia 9 tahun. Lahir 15 Juli 2010, di Jalan Raya Kartini No13,

Read More...

Ramai-ramai Sedot Air Tanah

RADARDEPOK.COM – Margonda amblas tinggal menunggu waktu. Hiruk pikuk padatnya jantung Kota Depok itu ternyata di dalam permukaan tanahnya,

Read More...

Agustus Pajak Air Tanah Naik

RADARDEPOK.COM – Tingginya penggunaan air tanah membuat Kota Depok berputar otak. 139  badan usaha wajib pajak pengguna air tanah

Read More...

Mobile Sliding Menu