Sabu Padat Gagal Masuk Rutan

In Metropolis
DILARANG : Pengunjung Rutan Kelas II B Cilodong selundupkan 2.385 Yaba (sabu padat), dan empat butir ekstasi. Foto : RUBIAKTO/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Di bulan suci yang penuh rahmat ini bukannya mencari-cari pahala, malah berbuat yang dilaknat Allah. Gunay, pengunjung Rutan Kelas II B Cilodong yang ingin bertemu dengan napi Fidaus kedapatan membawa 2.385 Yaba (sabu padat), dan empat butir ekstasi. Selain kedua pelaku, Kiky dan Andrey juga ikut dicokok lantaran mencoba selundupkan barang haram tersebut.

Peristiwa itu berawal dari aduan dari masyarakat, bahwa akan ada pengiriman narkoba ke Lapas Cilodong Depok. Perwira Urusan (Paur) Humas Polresta Depok Ipda Made Budi mengaku, langsung melakukan koordinasi dengan petugas lapas, untuk memeriksa barang bawaan tamu yang akan membesuk ke rutan.

Saat pemeriksaan, salah satu pengunjung bernama Gunay kedapatan membawa narkoba yang dimasukan kedalam kemasan susu bubuk. “Saat diperiksa di dalamnya terdapat 100 butir Yaba dan 4 butir ekstasi yang akan diserahkan kepada Firdaus (warga binaan Lapas Cilodong kasus narkoba),” kata Made kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Made menambahkan, saat diinterogasi, Gunay mengemukakan mendapat yaba dari Firdaus. Gunay mengambil yaba itu dari Jakarta Barat yang dipandu seseorang yang tidak dikenal. “Nomor orang tidak dikenal itu diberikan Firdaus kepada Gunay, untuk memandunya mengambil barang haram tersebut,” ucapnya.

Made mengatakan, yaba tersebut diamankan di tiga lokasi yang berbeda-beda. Pertama, yaba tersebut disimpan di rumah saudara Kiky, teman tersangka di daerah Pakansari, Cibinong. Dari sana yaba tersebut dipindahkan ke rumah Andrey di daerah Babakan Madang, Bogor.

Setelah itu, narkoba itu dipindahkan lagi ke kontrakan Gunay di Jalan Mayor Oking Cibinong. “Kami menemukan yaba disimpan di tiga lokasi tersebut,” ucap Made.

Made mengatakan, saat ini tersangka tengah diperiksa di Polresta Depok untuk pengembangan kasus. “Penggagalan penyelundupan barang haram tersebut  ke dalam Rutan Depok diketahui pada 4 Mei 2019,” tegasnya.(rub)

You may also read!

Terima Kasih Masih Setia

RADARDEPOK.COM – Hari ini Harian Radar Depok berusia 9 tahun. Lahir 15 Juli 2010, di Jalan Raya Kartini No13,

Read More...

Ramai-ramai Sedot Air Tanah

RADARDEPOK.COM – Margonda amblas tinggal menunggu waktu. Hiruk pikuk padatnya jantung Kota Depok itu ternyata di dalam permukaan tanahnya,

Read More...

Agustus Pajak Air Tanah Naik

RADARDEPOK.COM – Tingginya penggunaan air tanah membuat Kota Depok berputar otak. 139  badan usaha wajib pajak pengguna air tanah

Read More...

Mobile Sliding Menu