Merasa Beruntung Jadi Peserta JKN-KIS

In Metropolis
Tarusyifa Luhur Pakarti, Mahasiswa

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Tarusyifa Luhur Pakarti (21) merupakan seorang mahasiswa desain grafis di salah satu universitas ternama di Kota Depok. Remaja yang akrab disapa dengan nama Tata tersebut merupakan peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan.

Tata telah terdaftar sebagai peserta Program JKN-KIS sejak tahun 2016 silam bersama dengan seluruh keluarganya. Saat ini Tata dan keluarganya terdaftar sebagai peserta JKN-KIS dengan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terdaftar di Puskesmas Sukmajaya yang dekat dengan rumahnya.

Tata mengungkapkan bahwa selama ia terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, ia sudah beberapa kali menggunakan kartu JKN-KIS miliknya untuk berobat. Ia menggunakan kartu JKN-KIS miliknya untuk berobat ke Puskesmas Sukmajaya.

“Saya sudah menggunakan kartu JKN-KIS untuk berobat. Seingat saya, saya sudah menggunakannya sebanyak dua kali untuk berobat karena telinga kanan saya sakit. Saat itu tidak tahu kenapa, telinga saya berdengung dan terasa sakit sekali. Saya merasa tidak sanggup menahan sakitnya, sehingga saya memutuskan untuk segera berobat ke dokter,” kisah Tata, beberapa waktu lalu.

Tata mengungkapkan bahwa selama menggunakan kartu JKN-KIS miliknya untuk berobat, ia memperoleh pelayanan yang sangat baik. Menurutnya, ia tidak mengalami kesulitan sama sekali dan petugas Puskesmas juga sangat ramah dan cukup sabar melayani pasien, meski antrian pasien saat itu cukup banyak.

“Alhamdulillah, dokter cukup tanggap dalam menangani saya. Saya dilayani dengan cepat dan diberikan resep yang sesuai. Sehingga dalam waktu singkat, penyakit telinga yang saya derita dapat segera sembuh,” ungkap Tata.

Tata mengungkapkan mengenai pentingnya tedaftar sebagai peserta JKN-KIS. Menurutnya mendaftar sebagai peserta JKN-KIS bukan berarti berharap untuk sakit. Justru sebaliknya tidak ada orang yang ingin sakit dan dengan mendaftarkan diri sebagai peserta JKN-KIS, maka akan memiliki jaminan perlindungan diri. Sehingga tidak perlu khawatir apabila sewaktu-waktu harus berobat.

“Saya merasa beruntung telah terdaftar menjadi peserta JKN-KIS, kini saya tidak perlu khawatir jika sewaktu-waktu saya sakit. Saya tidak perlu memikirkan masalah finansial untuk berobat, karena semua biaya pengobatan akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan selama kita berobat sesuai prosedur,” tutup Tata. (san)

You may also read!

Katar Sub Unit RW Gelar Pertandingan

TANDING : Katar RW6 Kemirimuka, Katar RW2 Beji Timur, Katar RW18 Kemirimuka, dan Katar RW9

Read More...

Disdik Depok untuk Kota Depok  yang Religius

KEAGAMAAN : Dinas Pendidikan Kota Depok mengadakan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Baitul

Read More...

TP4D Cegah Aksi Minta Jatah

Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok, Kosasih.   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam

Read More...

Mobile Sliding Menu