Harga Tiket Bus Gila-gilaan

In Utama

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Pemudik Depok tahun ini pasti bakal kebingungan pulang kampung halaman naik transportasi apa. Selain tiket pesawat yang sudah membumbung. Terbaru kemarin, harga tiket bus di Terminal Jatijajar Kota Depok sudah naik hampir 100 persen. Kenaikan itu hampir seluruh kota tujuan dan antar provinsi.

Pantauan Radar Depok, Minggu (19/5) kondisi terminal Jatijajar masih lengang. Tapi, sudah ada aktifitas perjalanan mudik tapi belum ramai. Sejumlah agen bus sudah menjajakan tiket perjalanan mudik di stand yang sudah disediakan Terminal Jatijajar. Harga tiket luar kota sudah melambung. Seperti ke Surabaya, biasanya hanya Rp300.000 naik menjadi Rp580.000.

Agen tiket PT Rasa Sayang Jaya, Marles, mengatakan peningkatan terjadi diseluruh kota tujuan. “Naiknya bisa 100 persen,” kata Marles kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Dia mengatakan, selain ke Surabaya, Depok-Ketapang dari Rp350.000 menjadi Rp680.000, Depok-Denpasar dari Rp450.000 menjadi Rp730.000. Depok–Mataram dari Rp650 ribu menjadi Rp980 ribu, Depok-Sumbawa dari Rp750 ribu menjadi Rp1.130.000, dan Depok-Bima dari Rp850.000 menjadi Rp1.250.000. “Kemungkinan harga bisa berubah mendekati Idul Fitri,” terang Marles.

Sementara, menurut agen tiket bus Jawa Tengah, Mono, tiket kendaraan juga mengalami peningkatan, untuk tujuan Wonogori, Jawa Tengah. Dia sudah membandrol harga kursi sebesar Rp400.000 dari sebelumnya hanya Rp250.000. “Kalau mau booking sejak awal, karena kalau terlalu lama takutnya penuh,” ujar Mono.

Menurut Mono, biasanya perjalanan mudik mulai ramai, H-5 Idul Fitri, atau saat sudah melaksanakan cuti bersama. “Kami mempredikisi kepadatan penumpang mulai, Kamis (30/5),” singkatnya.

Jika ingin ke Lampung, disarankan untuk menyambung kendaraan. Karena jika hanya pergi ke Lampung akan dipatok dengan harga tujuan ke Padang, sebesar Rp775.000.  “Kalau ke Lampung mendingan ngeteng, Karena kami akan kenakan harga ke Padang,” kata penjual tiket Bus jurusan Sumatera, Arman.

Salah satu calon penumpang, warga Kecamatan Cilodong, Eko Widodo mengatakan, masih mencari tiket yang pas. Dia mengaku, akan berangkat ke Wonogiri, H-3 Idul Fitri.  “Saya beli tiket dari sekarang, karena kalau mendekati lebaran harga gila-gilaan,” tukas Eko saat ditemui di Terminal Jatijajar.

Menimpali hal ini, Kepala Kepala Humas Badan Penyelenggara Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Budi Rahardjo menuturkan, kenaikan harga tiket AKP berada di kewenangan Ditjen Perhubungan Darat. Menurutnya, Ditjen Perhubungan Darat punya mekanisme pengawasan khusus untuk angleb yang mereka laksanakan tiap tahun. “Ada di kewenangan Ditjen Perhubungan Darat,” tegasnya.

Sementara, Humas Ditjen Hubungan Darat Kementrian Perhubungan (Kemnhub), Pitra mengaku, kenaikan justru ada di naungan BPTJ. “Harga tiket AKAP ada di BPTJ di naungan Jabodetabek,” singkatnya semalam.(rub/cr2)

You may also read!

Demokrat Depok Tolak KLB

RADARDEPOK.COM, DEPOK – DPC Partai Demokrat Kota Depok menolak keras rencana Kongkres Luas Biasa (KLB) yang diusulkan sejumlah pendiri

Read More...

Sebar Hoaks, Pria di Bojongsari Diringkus

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Diduga telah menyebarkan hoaks tentang ‘kasus Kivlan Zen direkayasa aparat’, seorang pria warga Bojongsari berinisial YM

Read More...

Miliki Ragam Barang Kuno, Simpan Borgol Zaman Belanda

RADARDEPOK.COM – Beragam barang kuno dan tergolong langka masih dimiliki H Rosidi yang tersimpan di rumahnya di Kelurahan Duren

Read More...

Mobile Sliding Menu