Walikota : Ciptakan Pemilu Damai

In Utama

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Khalayak Kota Depok yang menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT), mesti pantengin televisi (TV), Sabtu (13/4) pukul 20:00 WIB. Debat  kelima Pilpres 2019, Jokowi-Ma’ruf dan Probowo-Sandiaga menjadi penentu 1.309.869 DPT Depok memilih pemimpin Republik Indonesia (RI) selama lima tahun kedepan.

Elit politik di Kota Depok pun menilai, pada debat terakhir tersebut kandidat mereka dapat memberikan perform yang maksimal. Pasalnya, menjadi penentu untuk masyarakat menjatuhkan pilihan.

Diketahui, dalam debat yang akan diselenggarakan di Hotel Sultan, Jakarta, KPU RI menyiapkan tema tentang ekonomi, kesejahteraan sosial, keuangan, investasi dan industi.

Menurut Ketua DPD Partai Perindo Kota Depok, Anwar Nurdin. Pada debat terakhir, pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin akan tetap menguasai panggung dan menjabarkan program serta visi-misi dengan baik. “Saya yakin minimum pencapaian suara 01 secara nasional diangka 60 persen lebih,” kata Anwar Nurdin kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Untuk itu, ia berharap pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin tetap low profile, menunjukan perform terbaik dan cerdas dalam menyampaikan gagasan. Dan menjawab pertanyaan kubu 02 serta panelis yang telah disiapkan KPU RI.

“Dengan pengalaman pak Jokowi sebagai petahana dan segudang prestasi maupun pembangunan yang telah dilakukan. Tentunya masyarakat akan menjatuhkan pilihan untuk 01. Debat terakhir ini menjadi momen bagi swing voters untuk menentukan siapa yang akan dipilih pada 17 April mendatang,” terangnnya.

Terpisah, Politikus PKS Depok, Imam Budi Hartono, tema debat yang diangkat sangat dekat dengan keseharian masyarakat. Sehingga, paslon 02, Prabowo-Sandi harus memberikan pemaparan visi misi yang baik sesuai dengan tema di atas.

“Saya berdoa dan yakin pak Prabowo dan bang Sandi akan memberikan penampilan terbaiknya. Karena itu bisa memantik masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan sebaik-baiknya pada 17 April,” kata Imam Budi Hartono kepada Radar Depok, kemarin.

Dia meyakini, kombinasi Prabowo-Sandi akan menjawab dengan baik pertanyaan yang dilontarkan panelis maupun kubu lain. Sebab, pasangan tersebut paham sudah paham benar dan memiliki solusi mumpuni terkait tema yang dimaksud. Sehingga, kata dia, dapat terwujud adil makmur di Indonesia. “Semoga masyarakat Indonesia dapat presiden baru setelah 17 April,” tutup Imam mantap.

Capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi mengaku, tak memiliki persiapan khusus untuk debat Pilpres pamungkas yang akan digelar Sabtu (13/4). Jokowi sibuk keliling daerah untuk bertemu para pendukungnya, sehingga tidak ada persiapan untuk debat. “Enggak, malah kampanye terus. Besok saja lah besok saja lah (kita lihat),” kata Jokowi di Sentul Kabupaten Bogor Jawa Barat, Jumat (12/4).

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Suhud Alynudin menyatakan jika baik Prabowo maupun Sandiaga Uno tak mempunyai persiapan khusus. “Karena tema ekonomi dan kesejahteraan merupakan isu utama kampanye pasangan Prabowo-Sandi,” tutur Suhud.

Lebih jauh, kata Suhud, di debat terkahir Prabowo dan Sandi ingin menyamapikan sebuah pesan. Adapun pesan tersebut seperti narasi-narasi mengapa mereka pantas diberikan kepercayaan. “Prabowo-Sandi siap menjalankan amanah dan menjawab harapan rakyat Indonesia yang begitu besar yang diperlihatkan selama masa kampanye terbuka di seluruh Indonesia,” tutur politkus PKS ini.

Pasca nanti debat, jelang Pemilu 2019 yang tinggal hitungan hari lagi. Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan, jalannya pemilu di Kota Depok akan berjalan aman dan damai. Karena sudah disepakati dengan penyelenggara pemilu setempat dan aparat TNI-Polisi di Kota Depok.

“Pemerintah Kota Depok, TNI, Polisi, KPUD, dan Bawaslu sudah sepakat menciptakan pemilu damai. Tidak ada kecurangan dan kegaduhan yang akan mengganggu jalannya pemilu,” kata Idris kepada Harian Radar Depok, kemarin (12/4).

Idris mengimbau kepada seluruh partai politik untuk segera melepas Alat Peraga Kampanye (APK), setelah ditetapkan masa tenang oleh penyelenggara pemilu. Apabila masih kedapatan tidak mengindahkan imbauannya, Pemkot Depok akan menindaktegas.

“Kami yang akan langsung mencopot APK-nya kalau mereka tidak segera mencopotnya. Dan juga saat pemilu jangan ada kegiatan keramaian yang dapat memicu kegaduhan ditengah pesta demokrasi,” pungkasnya. (cky/san/JPC)

 

You may also read!

12 Jamaah Umrah Meninggal

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Ini sungguh tragis dan menyesakan hati. Niat tulus ingin beribadah ke tanah suci. 12 korban jamaah korban biro

Read More...

Kapolda Pantau Penghitungan Suara

RADARDEPOK.COM, DEPOK– Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono, melihat langsung proses penghitungan suara Pemilu serentak 2019 di Kota

Read More...

Calon Pemudik Masih Sepi

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Menjelang musim mudik Lebaran 2019, aktivitas di Terminal Jatijajar masih tampak sepi, kemarin (23/4). Hanya ada

Read More...

Mobile Sliding Menu