Temukan 1.075 Pelanggaran , Keluarkan Rekomendasi

In Politika
PENDIDIKAN : Direktur DEEP, Yusfitriadi saat mengisi materi dalam kursus singkat yang digelar DEEP. Foto: RICKY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Tak terasa, 17 April 2019 yang ditetapkan penyelenggara Pemilu untuk pemungutan suara Pemilu serentak 2019 telah dilewati. Democrasy and Eelectoral Empowerment Partnership (DEEP) yang memantau tahapan Pemilu pun menerjunkan relawannya. Apa saja temuan yang didapat?

Laporan : Ricky Juliansyah

DEEP salah satu lembaga pemantau Pemilu 2019 yang fokus memantau di Propinsi Jawa Barat, dan sudah diakreditasi Bawaslu Republik Indonesia, dengan Nomor Akreditasi: 046/BAWASLU/II/2019 menurunkan 15 ribu pemantau yang tersebar di 17 Kabupaten Kota di Jawa Barat.

Kabupaten/Kota yang menjadi wilayah pemantauan DEEP adalah : Kota Banjar, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Karawang, Kota Bandung, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Kuningan, Kota Bogor, Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Pangandran, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Bogor.

“Yang menjadi fokus pemantaua Relawan DEEP adalah masa tenang dan tahapan pemungutan dan penghitungan suara serta pasca pemungutan dan penghitungan suara. Dalam progress ini akan disampaikan hasil pemantauan pada Masa Tenang dan Tahapan Pemungutan dan Penghitungan Suara, karena pasca pemungutan suara masih sedang berjalan,” tutur Direktur DEEP, Yusfitriadi.

Pria yang akrab disapa kang Yus ini melanjutkan, relawan DEEP menemukan 1.075 pelanggaran yang tersebar di 17 Kabupaten/Kota tadi. Dari jumlah temuan di atas, meliputi 4 bagian, yaitu masalah kesiapan dan profesionalitas penyelenggara Pemilu, masalah logistik, masalah teknik proses pemungutan dan penghitungan suara dan terakhir masalah dugaan politik uang.

ia menerangkan, dari 4 bagian diatas, masalah logistik merupakan temuan terbanyak sampai pada angka 455 temuan dari 1.075 masalah yang ditemukan dan menempati prosentasi tertinggi hingga 42 persen, dibandingakn dengan content-kontent temuan yang lain seperti, masalah kesiapan dan professional Penyelenggara pemilu yang berjumlah 337 temuan, masalah teknik pemungutan dan penghitungan suara berjumlah 271 temuan dan temuan terkecil adalah masalah dugaan politik uang yang hanya 12 temuan.

Atas dasar hal tersebut, DEEP memberikan rekomendasi, yakni meminta kepada KPU Jawa Barat untuk secepatnya mennginventarisasi dan memetakan berbagai masalah yang terjadi pada proses pungut hitung, sebagai bentuk evaluasi yang akan disampaikan kepada KPU RI dan para pemegang kebijakan lainnya.

“Kemudian, meminta KPU Jawa Barat untuk terbuka atas berbagai masalah yang terjadi kepada publik sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas terjhadap public serta memberikan kejelasan informasi yang utuh kepada public atas berbagai opini yang berkembang,” tegas kang Yus.

Selanjutnya, DEEP meminta Bawaslu Jawa Barat untuk segera menindaklanjuti berbagai temuan pemantau DEEP dan pemantau lainnya, sebagai bentuk penegakan hukum Pemilu,  Meminta Bawaslu untuk menyampaikan hasila pengawasannya kepada publik secara terbuka sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas terjhadap public serta memberikan kejelasan informasi yang utuh kepada public atas berbagai opini yang berkembang.

“DEEP juga meminta masyarakat untuk menempuh jalur konstitusi ketika menemukan pelanggaran, kecurangan ataupun masalah dalam proses penyelenggaraan Pemilu 2019 sebagai bentuk sikap konstitusional dalam kehidupan berbagngsa dan bernegara,” tutup kang Yus. (*)

You may also read!

Relawan Mujahidin Ajak Warga Tabayun

RADARDEPOK.COM, TASIKMALAYA- Banyaknya berita yang simpang siur dan berita hoax yang membakar suhu politik menjelang pengumuman hasil Pemilu 22

Read More...

Harga Tiket Bus Gila-gilaan

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Pemudik Depok tahun ini pasti bakal kebingungan pulang kampung halaman naik transportasi apa. Selain tiket pesawat yang sudah

Read More...

Pembalap Depok Jatuh Lagi

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Pembalap Indonesia asal Kota Depok Dimas Ekky Pratama gagal finis pada balapan Moto2 Prancis 2019 di Sirkuit Le

Read More...

Mobile Sliding Menu