Jelang Ramadan Permintaan Daging Melonjak

In Metropolis
MASIH STABIL: Pedagang saat berada di lapak dagangnya di Pasar Kemiri Muka, Kecamatan Beji, kemarin (24/4). Harga daging sampai saat ini masih terhitung stabil dengan harga jual Rp120.000/kg. Foto: AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Dua pekan jelang puasa Ramadan, harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional Kota Depok masih terpantau stabil. Kenaikan hanya terjadi di Pasar Tugu, sebesar Rp5 ribu. Dengan harga normal Rp110 ribu menjadi Rp115 ribu per kilo.

Salah satu pedagang daging di Pasar Agung, Panji (45) mengaku harga daging di tempatnya masih stabil. Namun, terjadi lonjakan permintaan daging sapi di kiosnya.

“Kalau harga daging masih stabil diangka Rp120 ribu perkilonya. Tapi permintaannya naik, karena mau puasa. Mungkin nanti mendekati Lebaran, baru ada kenaikan. Biasanya sampai 30 persen,” ucap Panji kepada Radar Depok, kemarin (24/4).

Sementara harga daging ayam broiler, sudah mengalami kenaikan harga sebesar Rp5 ribu sejak dua pekan lalu. Awalnya harga daging ayam Rp40 ribu, kini menjadi Rp45 ribu.

“Daging ayam sudah naik dua minggu lalu, sekarang harganya Rp45 ribu,” ungkap pedagang ayam di Pasar Agung, Candra.

Candra menilai, kenaikan harga daging ayam diperkirakan akan mengalami kenaikan lagi beberapa hari ke depan. Selain itu, karena permintaan lebih banyak ia pun menambah stok ayam potongnya.

“Mau puasa biasanya naik 3-5 ribu. Ada permintaan jadi stok saya tambah,” tandas Candra.

Jika sehari-harinya Candra mampu menjual 150 ekor ayam potong, saat puasa ia bisa menjual 200 ekor ayam. Bahkan, semakin mendekati lebaran, disebutkannya sebanyak 250 ekor ayam bisa dijualnya.

Sementara di Pasar Kemirimuka, penjual ayam kampung menyebutkan harga ayam kampung mamsih cenderung stabil. Berkisar Rp50 ribu hingga Rp90 ribu, bergantung besar dan kecilnya ayam.

“Ayam kampung, masih stabil, yang besar itu Rp70 ribu sampai Rp90 ribu, yang kecil Rp50 ribu. Tergantung mau masak apa dan ukuran sebesar apa,” kata salah satu penjual ayam kampung, Mustofa.

Seorang pembeli, warga Kecamatan Sukmajaya, Sherlly (30) menyebutkan dirinya bisa dua kali mengolah ayam dalam satu minggu. Menanggapi harga daging ayam yang mengalami kenaikan, dirinya hanya tersenyum dan menolak jika harganya harus naik.

“Jangan dinaikinlah kalau bisa, saya dua kali seminggu ngolah daging ayam buat digoreng soalnya,” tukasnya.

Sementara, menurut Kabid Perdagangan Disperindag Kota Depok, Anim Mulyana mengatakan, harga daging disejumlah pasar di Kota Depok masih stabil, menurut nya kenaikan harga daging sapi hanya terjadi di Pasar Tugu.

“Mayoritas harga daging stabil, kenaikan hanya terjadi di Pasar Tugu, Harga Daging Naik Rp5 ribu, dari Rp110 ribu menjadi Rp115 ribu” tukas Anim.

Dia juga mengatakan kemungkinan keniakan harga pasti akan terjadi, terlebih mendekati hari raya Idul Fitri.

“Kemungkunan kenaikan pasti akan terjadi terlebih mendekati perayaan Idul Fitri,” tukas Anim. (rub)

You may also read!

Harga Tiket Bus Gila-gilaan

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Pemudik Depok tahun ini pasti bakal kebingungan pulang kampung halaman naik transportasi apa. Selain tiket pesawat yang sudah

Read More...

Pembalap Depok Jatuh Lagi

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Pembalap Indonesia asal Kota Depok Dimas Ekky Pratama gagal finis pada balapan Moto2 Prancis 2019 di Sirkuit Le

Read More...

Pemkot Buka Posko Pengaduan THR

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Seperti yang sudah-sudah. Perusahaan yang memiliki karyawan di Kota Depok, jangan sampai telat memberikan Tunjangan Hari

Read More...

Mobile Sliding Menu