Hari Kedua UNBK dan USBN, Bojongsari Disusuri

In Satelit Depok
MONEV: Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Mohammad Thamrin (tiga kiri) bersama dengan Kepala SMPN 14 Depok, Sahir (dua kanan) saat meninjau pelaksanaan UNBK. Foto: PEBRI/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, BOJONGSARI – Hari kedua pelaksanaan UNBK dan USBN, Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Mohammad Thamrin kembali melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaannya. Kali monev-nya ke kawasan Kecamatan Bojongsari. Sebagai sekolah pertama, SMPN 18 Depok yang ditinjau pelaksanaan UNBK-nya.

Di SMPN yang berlokasi di Jalan H. Makasuci, Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari tersebut, Thamrin mendapatkan laporan selama dua hari pelaksanaan UNBK, semuanya berjalan lancar. Dimana, di SMPN 18 Depok ada 256 siswa yang ikut UNBK, dengan menggunakan empat ruangan.

Tahun ini pun menjadi berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dalam pelaksanaan UNBK di SMPN 18 Depok. Karena, di tahun pelajaran 2018-2019 adalah angkatan pertama yang ujiannya dengan Kurikulum 2013

“Di SMPN 18 Depok UNBK-nya dibagi menjadi dua sesi, dan untuk perlengkapan komputer dan laptopnya menggunakan aset sekolah sendiri,” ucapnya kepada Radar Depok.

Monev berlanjut ke lokasi berikutnya, yakni ke SDN Serua 3. Di SDN yang tidak jauh jaraknya dari SMPN 18 Depok tersebut, pelaksanaan USBN pun berjalan lancar, baik di hari pertama ataupun kedua. Dimana, pendistribusian soal dari titik kumpul soal di SDN Depok Jaya 1 berjalan dengan baik.

“Kalau di SDN Serua 3, siswa kelas VI yang ikut USBN ada 132 siswa. Soal datang tepat waktu sehingga, dimulai tepat waktu dan bisa selesai tepat waktu juga,” katanya.

Monev berlanjut ke SDN Bojongsari 1 dan 2 yang berada di kawasan Jalan Raya Ciputat-Parung, Kecamatan Bojongsari. Setelah itu, monev terakhir mendatangi SMPN 14 Depok yang berlokasi di Jalan Arco No.14, RT.2/5, Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari.

Di SMPN tersebut, jumlah peserta UNBK ada 333, karena satu orang peserta meninggal sebelum UNBK. Untuk perlengkapan komputer dan laptop yang digunakan, pihaknya juga bekerjasama dengan SMKN 2 Depok. Dimana, pinjaman tersebut, digunakan sebagai cadangan tiap kelasnya.

“Kami membaginya menjadi dua sesi, seperti tahun lalu dimana SMPN 14 Depok juga sudah menerapkan dua sesi untuk pelaksanaan UNBK,” katanya. (peb)

You may also read!

Dibongkar, Bangun, Dilarang Lagi

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Setahun lalu tepatnya 15 Juli 2018, ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Grand Depok City dibongkar. Terbaru kemarin,

Read More...

Babinsa Belajar Aplikasi Panic Button

RADARDEPOK.COM, DEPOK– Kondusifitas perlu di jaga, apalagi saat Ramadan, dan berbarengan dengan pengumuman pemenang pemilu 2019. Guna menghalau kejadian

Read More...

Terinspirasi Kehidupan ART, Meniti Sejak 2009

RADARDEPOK.COM – Mungkin sebagian orang menganggap sampah tidak bermanfaat. Namun tidak bagi Serly Susanti, yang berjuang dan meniti karir

Read More...

Mobile Sliding Menu