Harga Bumbu Dapur Naik

In Utama
BERAKTIFITAS : Penjual sayuran saat melayani pembeli di Pasar Agung, Jalan Proklamasi Raya, Kecamatan Sukmajaya, Senin (22/4). Foto: AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Pemilu efek dan jelang ramadan bahan-bahan bumbu dapur merangkak naik, kemarin. Kenaikannya tidak main-main. Cabe rawit, bawang putih, dan tomat naik hingga 75-90 persen, di sejumlah pasar tradisional di Kota Depok.

Pedagang bumbu dapur di Pasar Kemirimuka, Leo mengatakan, harga kenaikan masih sama. Namun beda disini kenaikan harga masih bertengger meski Pemilu sudah berakhir.

“Dampaknya ke dagangan menjadi sepi. Sampai sekarang belum ada tanda-tanda turun. Pokonya secepatnya biar stabil dan normal kembail, mohon sekali kepada Pemerintah,” keluh Leo saat disambangi Harian Radar Depok, kemarin.

Menurutnya, harga bawang merah sebelumnya Rp25 ribu perkilo, sekarang menjadi Rp45 ribu sekilonya. Bawang putih sebelumnya Rp30ribu sekilo, kini Rp55 ribu perkilonya. Sedangkan cabe rawit  kini Rp35 ribu sekilonya.

Pria yang sudah berjualan 10 tahun bumbu dapur ini, berharap ada langkah cepat dari pemerintah. Sebab, dia khawatir gulung tikar akan mengancam. Mengingat, tak lama lagi juga akan ramadan. Sudah pasti bahan-bahan bumbu dapur akan naik juga. “Jika   kenaikan terjadi dalam waktu lama, pembeli juga merasa terbebani dengan kenaikan harga yang terjadi sebelum perhelatan Pemilu,” katanya.

Terpisah, Pedagang bumbu dapur di Pasar Agung, Untung mengaku, kenaikan tidak terlalu besar. Cabe rawit menjadi Rp30 ribu perkilonya, sebelumya Rp24 ribu perkilo. Bawang merah yang tadinya Rp25 ribu menjadi Rp28 ribu sekilonya, dan bawang putih dari Rp30 ribu jadi Rp33 ribu perkilonya.

Kenaikan tersebut, kata dia masih wajar. Kenaikan yang paling hebat itu pada saat pemilu. Satu minggu sebelum menjelang pesta akbar demokrasi pada 17 April lalu. Meski tak berlangsung lama, kenaikan memang fantastis.

“Buktinya, cabe rawit menjadi Rp60 ribu perkilonya, sebelumya Rp24 ribu perkilo. Ini karena nggak ada yang mau nganter pada nyoblos, itu mulai susah pokonya seminggu sebelum pemilu,” jelas pedagang asal Pemalang Jawa Tengah ini.

Saat ini, lanjutnya pembeli masih sedikit ramai. Tapi, dia memprediksi jelang ramadan nanti kemungkinan harga akan naik lagi. “Mudah-mudahan kenaikannya tidak besar. Sebab, sangat berdampak pada kami,” terangnya.

Menimpali kenaikan harga tersebut, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Depok, Kania Parwanti mengaku, bahwa ada kenaikan harga bawang putih dan cabe merah. Namun kedua bahan pokok tersebut masih di bawah harga eceran tertinggi (HET) se-Jawa Barat.

“Alhamdulillah semuanya masih stabil baik harganya dan pasokan kebutuhan bahan pokok menjelang puasa di semua pasar di Kota Depok,” tegas Kania.(san/cr2)

You may also read!

Imam Turidi : Belimbing Mesti Diperhatikan

Foto : Imam Turidi   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Depok, Imam

Read More...

Penanganan Sampah Perlu Peran Masyarakat

AKTIF : Lurah Sukatani, Cahyanto (tengah) bersama Sekel Sukatani, Melihat (kanan) berfoto bersama anggota bank

Read More...

Jangan Ada Politik Identitas di Pilkada Depok

Foto :  Ketua Basolia Kota Depok, Nasihin Syahroni (kiri).   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Perhelatan Pilgub DKI Jakarta

Read More...

Mobile Sliding Menu