Depok Cekal Kucumbu Tubuh Indahku

In Utama

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Sebelum beras menjadi bubur. Rabu (24/4), Pemkot Depok melayangkan surat keberatan kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Keladinya, film besutan Garin Nugroho berjudul Kucumbu Tubuh Indahku dinilai dapat menimbulkan perilaku penyimpangan seksual.

Dalam surat nomor : 460/HUK/DPAPMK, Walikota Depok menegaskan, dalam rangka menjaga dan memelihara masyarakat dari dampak yang ditimbulkan dari perilaku penyimpangan seksual di Kota Depok. Dan untuk penguatan ketahan keluarga terhadap perilaku penyimpangan seksual beserta dampaknya.

Untuk itu Pemerintah Kota Depok mengajukan keberatan terhadap penayangan film Kucumbu Tubuh Indahku, khususnya di wilayah Pemerintah Kota Depok. Serta kiranya dapat menghentikan tayangan tersebut. Karena dengan penayangan film tersebut, pertama berdampak pada keresahan di masyarakat, karena adegan penyimpangan seksual yang ditayangkan di film tersebut dapat mempengaruhi cara pandang/perilaku masyarakat terutama generasi muda, untuk mengikuti bahkan membenarkan perilaku penyimpangan seksual.

Kedua, bertentangan dengan nilai-nilai agama. Ketiga, dapat menggiring opini masyarakat terutama generasi muda, sehingga menganggap perilaku penyimpangan seksual merupakan perbuatan yang biasa dan dapat diterima. Dari tiga poin tersebut walikota kembali  mengirim surat keberatan tembusan ke Menteri Komunikasi dan Informatika di Jakarta.

Sementara, Kepala Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluaraga (DPAPAMK) Depok, Nessi Annisa Handari menerangkan, Pemerintah Kota Depok akan segera menyurati bioskop-bioskop di Kota Depok. Supaya tidak menayangkan film berjudul Kucumbu Indah Tubuhku.

“Setelah kami mengirim surat ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), kami akan langsung mengirim surat juga ke seluruh bioskop di Kota Depok tanpa terkecuali,” terang Nessi kepada Harian Radar Depok, Rabu (24/4).

Menurut Nessi, langkah yang diambil Pemkot Depok dengan menyurati KPI merupakan tindakan yang tepat. Sebab film yang berisi konten penyimpangan seksual itu dianggap dapat mempengaruhi cara pandang remaja, untuk mengikuti adegan yang ada pada film.

“Film ini juga sangat bertentangan dengan nilai agama, jadi dalam waktu dekat kami akan surati bioskop-bioskop. Dan Pemkot Depok akan terus memantau tayangan film di bioskop,” tegas Nessi.

Menimpali hal ini, Founder & CEO Rumah Pemberdayaan, Jeanne Noveline Tedja menungkapkan, surat Walikota Depok kepada Komisi Penyiaran Indonesia, yang menyatakan keberatan terhadap film berjudul Kucumbu Tubuh Indahku, sebuah tindakan yang cukup baik. Karena film tersebut dapat berdampak pada keresahan masyarakat mengenai perilaku penyimpangan seksual. Dan dikhawatirkan akan menggiring opini masyarakat khususnya generasi muda, bahwa perilaku penyimpangan seksual hal yang wajar.

Menurut, Nane -sapaan akrabnya- Kota Depok saat ini adalah salah satu kota dengan angka komunitas LGBT  yang cukup tinggi. Seiring dengan tingginya angka LSL (Lelaki seks dengan Lelaki), membuat angka penderita penyakit HIV/AIDS juga meningkat di Depok.

Hal ini tentu sangat mengkhawatirkan. Apalagi Depok dikenal dengan kota yang religius dan menerapkan kebijakan Kota Layak Anak sejak 2011. “Saya memohon agar Walikota tidak hanya melarang pemutaran film Kucumbu Tubuh Indahku saja, tapi juga melakukan tindakan-tindakan nyata lainnya untuk mengatasi masalah LGBT di Depok ini,” ujarnya.

Nane sangat tidak setuju jika film tersebut tayang di Depok, malah kalau bisa tidak usah tayang di Indonesia. Sejauh ini, dia masih menunggu real action dari Walikota untuk mengurangi angka komunitas LGBT di Depok. “Saya pribadi bertanggungjawab mengawal Perda Kota Layak Anak. Saya ingin Kota Depok ini menjadi kota yang memang layak dan ramah bagi tumbuh kembang anak, bukan kota yang menjadi surga bagi LGBT,” tandasnya.(san/hmi)

You may also read!

Sisi Lain UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bojongsari

EDUKASI : Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bojongsari, Munadi memberikan edukasi kepada siswa di

Read More...

Puskesmas Tugu Adakan Penyuluhan Cegah Anemia

CEGAH ANEMIA : Kepala UPF Puskesmas Tugu, Eka Kurniati sedang memberikan pengetahuan mengenai anemia kepada 

Read More...

Imam Turidi : Belimbing Mesti Diperhatikan

Foto : Imam Turidi   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Depok, Imam

Read More...

Mobile Sliding Menu