Bedakan Sumbangan dan Pungutan

In Pendidikan
PENJELASAN: Dinas Pendidikan Kota Depok mengadakan Sosialisasi Tata Kelola SD dengan narasumber dari Ombudsman. Foto: PEBRI/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Meningkatkan kemampuan kepala sekolah (kepsek) dalam mengelola manajemen sekolah, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok mengadakan sosialisasi tentang tata kelola sekolah dasar (SD). Kegiatan yang diikuti seluruh kepsek SD tersebut, diadakan di Gedung PGRI Kota Depok.

Kepala Disdik Kota Depok, Mohammad Thamrin mengatakan, sosialisasi tersebut pihaknya melibatkan Ombudsman sebagai narasumbernya. Jadi, kepsek bisa mengetahui apa hal-hal yang bisa dilakukan dan apa yang tidak bisa dilakukan. Kepsek mendapatkan informasinya langsung dari orang yang mengawasinya.

“Dengan mendapatkan materi secara langsung, maka kepsek bisa mendapatkan informasi yang lebih akurat, baik dalam hal manajemen sekolah dan terspesifik ke anggaran sekolah,” ucapnya kepada Radar Depok.

Thamrin menuturkan, dengan sosialisasi tata kelola SD tersebut, maka kepsek bisa memahami tentang perencanaan dan pelaksanaan yang ternyata tidak ada di dalam anggaran sekolah. Jadi, bisa ada dana situasional yang bisa dilakukan, caranya dengan melibatkan orang tua siswa ataupun pihak luar sekolah.

“Tetapi, untuk ke orang tua harus berbentuk sumbangan dan memang sudah ada kesepakatan bersama, tidak ada unsur paksaan ataupun ancaman ke orang tua, harus seikhlasnya,” katanya.

Sementara itu, Kasi Kurikulum SD, Suhyana menuturkan, setelah sosialisasi tentang tata kelola SD, diharapkan kepsek juga bisa memberikan penjelasan kepada orang tua, tentang apa saja yang bisa orang tua bantu untuk kemajuan dunia pendidikan. Tetapi, tidak berbentuk pungutan, melainkan sumbangan. Caranya kerjasama dengan komite sekolah, dengan mengadakan penggalangan dana baik ke internal sekolah ataupun ke luar pihak sekolah.

“Ada beberapa hal yang terkadang untuk anggaran bersifat situasional, contohnya ada plafon yang rusak, dan itu tidak bisa menunggu untuk sampai anggaran tahun depan. Jadi, perlu ada bantuan dari beberapa pihak, karena itu dilihat dari urgensi kebutuhan sekolahnya,” terangnya. (peb)

You may also read!

Dua Minggu Simpang Mampang Masih Macet

RADARDEPOK.COM, DEPOK–Tak ingin sebelah sisinya kembali ambrol. Akhirnya, Jembatan Mampang, Kecamatan Pancoranmas yang ambrol 28 Juni lalu, diperbaiki secara

Read More...

Rektor UI Harus Pro Mahasiswa-Masyarakat

RADARDEPOK.COM, DEPOK–Penutupan pendaftaran pemilihan calon rektor Universitas Indonesia (UI) sudah semakin dekat. 2 Agustus mendatang merupakan batas akhir pendaftaran.

Read More...

Segudang Kegiatan, Pernah Taklukan Pulau Sumatera

RADARDEPOK.COM – Vespa Depok Club (VDC) merupakan komunitas penunggang vespa di Kota Depok yang sudah termasuk berumur. Di usia

Read More...

Mobile Sliding Menu