Zelda Juara AFR Remaja Tenis

In Depok Sport
PRESTASI : Petenis putri kebanggan Kota Depok, Zelda Gracia Muttaqin berfoto bersama usai menerima trofi Juara Pertama Kejuaraan Nasional AFR Remaja Tenis yang berlangsung di Lapangan Tenis Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan. Foto: DOK.PRI FOR RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Petenis muda putri Kota Depok, Zelda Gracia Muttqin kembali menorehkan prestasi membanggakan.

Warga Kecamtan Pancoranmas ini, berhasil menjadi juara dalam kejuaraan nasional AFR Remaja Tenis yang berlangsung di Lapangan Tenis Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan.

Tidak tanggung-tanggung, Zelda menjadi juara di Kelompok Umur (KU) 16 tahun. Padahal, dia baru 12 tahun.

Pelatih sekaligus ayah Zelda, Zainal Muttaqin menyebutkan, perjalanan putrinya menjadi juara tidaklah mudah.

Siswi kelas 6 SDN Anyelir 1 ini harus bertanding melawan tiga petenis handal yang usianya terpaut cukup jauh darinya.

Dipertandigan pertama, kata Zainal, Zelda harus melawan petenis asal DKI Jakarta, Nea Kirana.

Lalu, menghadapi Anisa Dewi Kartika asal Kepulauan Riau di semifinal. Sebelum akhirnya menantang petenis wakil Kabupaten Bogor, Viola Rizki. Zelda menang telak 6-0 di dua set langsung.

Zainal mengaku bangga atas prestasi yang dicapai Zelda.

”Apalagi, saya dengar lawannya di final dalam kondisi top performanya,” seru Zainal kepada Harian Radar Depok, Senin (18/3).

Menurut dia, kemenangan Zelda adalah buah manis dari rangkaian latihan rutin yang mereka jalani.

”Tidak ada persiapan khusus, kami cuma memaksimalkan latihan rutin,” imbuhnya.

Malahan, Zainal mengaku jadwal latihan Zelda mulai berkurang akibat padatnya jadwal sekolah.

”Mungkin karena dia kelas 6. Jadi, kami sisati dengan memaksimalkan kesempatan-kesempatan latihan,” terangnya.

Menurut Zainal, menurunkan Zelda dalam even-even pendek merupakan salah satu strateginya menjaga performa Zelda. Sekaligus memaksimalkan persiapan, menyambut Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Juni 2019.

Zainal mengaku, dia sempat khawatir padatnya jadwal berdampak buruk pada kemampuan Zelda. Belum lagi, kendala cuaca yang kian mengurangi waktu latihan.

”Saya usahakan dia (Zelda) tidak lepas raket (latihan) lama-lama. Biar ritme dan feeling bertandingnya tetap tajam,” kata Zainal.

Zainal berharap, Zelda tetap bugar dan bisa mengatur waktunya dengan baik.

”Saya yakin dia mengerti tanggung jawabnya sebagai atlet sekaligus pelajar,” imbuhnya.

Zainal meminat Zelda selalu fokus dalam berlatih, dan disiplin mengeluarkan tehnik terbaik di pertandingan. Tidak boleh membeda-bedakan lawan yang tangguh atau yang biasa.

Sebab, lanjut dia, atlet diusia Zelda harus fokus pada pembentukan karakter. Tidak bisa sembarangan mengikuti arus.

”Saya pun akan jauh lebih bangga bila dia kalah, tapi mengeluarkan tehnik dengan baik. Dibanding menang tapi bermain asal-asalan,” tegas Zainal.

Dia pun berharap, Zelda menjadi atlet yang sanggup membela bangsa dan negara.

”Saya yakin dia punya potensi untuk itu,” pungkas Zainal. (mg2)

You may also read!

12 Jamaah Umrah Meninggal

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Ini sungguh tragis dan menyesakan hati. Niat tulus ingin beribadah ke tanah suci. 12 korban jamaah korban biro

Read More...

Kapolda Pantau Penghitungan Suara

RADARDEPOK.COM, DEPOK– Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono, melihat langsung proses penghitungan suara Pemilu serentak 2019 di Kota

Read More...

Calon Pemudik Masih Sepi

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Menjelang musim mudik Lebaran 2019, aktivitas di Terminal Jatijajar masih tampak sepi, kemarin (23/4). Hanya ada

Read More...

Mobile Sliding Menu