Walikota Depok Kecam Aksi Terorisme

In Utama
Mohammad Idris,Walikota Depok. “Aksi teror dan keji di Selandia Baru tidak bisa dibiarkan, dan pelaku sudah semestinya dihukum seberat-beratnya,”

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Tragedi penembakan puluhan jamaah salat Jumat di Masjid Al Noor, Christchurch Selandia Baru, Jumat (15/3), menuai kecaman dunia internasional. Salah satunya dari Walikota Depok, Mohammad Idris.

Walikota secara tegas mengecam aksi yang dilakukan Brenton Tarrant (28) pemuda asal Australia sebagai perbuatan teroris yang harus dihukum seberat-beratnya.

“Aksi teror dan keji di Selandia Baru tidak bisa dibiarkan, dan pelaku sudah semestinya dihukum seberat-beratnya,” ucap Idris kepada wartawan.

Idris juga meminta pemerintah RI melalui Kementerian Luar Negeri serta Kedutaan Besar RI di Wellington, Selandia Baru untuk mengecam dan mengutuk pelaku. Serta menuntut keadilan sesuai hukum yang berlaku.

“Saya meminta kepada pemerintah Indonesia, melalui Menteri Luar Negeri dan Kedubes RI di sana untuk mengecam dan mengutuk pelaku. Termasuk, menuntut peradilan setempat agar menegakkan hukum dan melakukan pembelaan terhadap kebenaran dengan adil, dan menghukum pelakunya sesuai hukum yang berlaku di tempat tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, menurut KBRI Wellington, ada 49 orang tewas, terdiri atas 41 orang di Masjid Al Noor, tujuh orang di Masjid Linwood, dan seorang lagi tewas saat dirawat di RS pascapenembakan. Selain itu, ada puluhan orang yang masih dirawat di rumah sakit akibat peristiwa itu.

Di antara korban luka, terdapat dua orang WNI yang merupakan ayah-anak bernama, Zulfirmansyah dan Mohammad Rais. Ada juga seorang WNI bernama Muhammad Abdul Hamid yang masih dinyatakan hilang.

Dari enam WNI yang diketahui berada di Masjid Al Noor pada saat kejadian penembakan, lima orang telah melaporkan ke KBRI Wellington dalam keadaan sehat dan selamat. Sementara 1 orang atas nama Muhammad Abdul Hamid belum diketahui keberadaannya. Demikian informasi KBRI Wellington dalam keterangan tertulisnya berdasarkan update pukul 23.30 waktu setempat, Jumat (15/3).

Adapun keterangan dari Masjid Linwood, KBRI Wellington menyebutkan terdapat dua WNI, seorang ayah dan anaknya, yang tertembak. Kondisi sang ayah atas nama Zulfirmansyah masih kritis dan dirawat di ICU RS Christchurch Public Hospital. Sementara anaknya dalam keadaan stabil. (**/net/gun)

You may also read!

Tidak Bergarasi Denda Rp20 Juta 

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Pemkot Depok tidak main-main, dengan revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Bidang Perhubungan. Aturan

Read More...

Masuk UI Mengular

RADARDEPOK.COM, DEPOK–Gejolak rencana penerapan Secure Parking di kawasan Kampus Universitas Indonesia (UI) masih terus berlanjut. Kemarin, tak hanya mahasiswa

Read More...

Serba “Paket Khusus” di Tewink Salon

RADARDEPOK.COM, DEPOK –  Tewink Salon Muslimah cabang Margonda terus berikan kenyamanan bagi para pelanggan setia. Bagi para karyawan kini

Read More...

Mobile Sliding Menu