Usai Fisik Kini Latihan Teknik

In Depok Sport
FOKUS: Tim Pencak Silat Kota Depok menjalani tahap latihan tehnik di GOR KONI Kota Depok, Jalan Gelatik Raya No.1, Pancoranmas, Senin (25/3). Foto: IMMAWAN/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Satu demi satu periodisasi program latihan dilalui tim pencak silat pelajar Kota Depok, demi hasil terbaik dalam Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) 2019.

Setelah menjalani program latihan fisik selama hampir dua bulan, tim yang terdiri dari 18 pesilat pelajar ini, mulai memasuki tahap latihan teknik. ”Kami fokus mengasah jurus-jurus dasar pertandingan, seperti pukulan, tendangan dan bantingan,” ujar pelatih tim pencak silat Kota Depok untuk Popwilda 2019, Suyatno.

Pelatih yang juga menangani tim pencak sila Porda 2018 ini menuturkan, pekerjaan utama yang harus diselesaikannya di tahap ini adalah menyamaratakan kemampuan masing-masing atlet. ”Karena mereka tergolong atlet pemula, kami juga bertanggung jawab membangun fondasi untuk bekal mereka menjadi atlet di masa depan,” papar Suyatno kepada Radar Depok.

Untungnya, lanjut dia, para atlet adalah pesilat terbaik yang sudah ditempa perguruannya masing-masing. Suyatno beniat melengkapi latihan dengan menjalankan sejumlah pertandingan uji coba atau sparring. Baik sparring internal, maupun berpartisipasi di even-even pendek. ”Tahap latihan tehnik ini akan berlanjut sampai menjelang pelaksanaan Popwilda. Selanjutnya, tinggal kami tambah latihan strategi,” paparnya.

Menurut Suyatno, dia ingin mencetak atlet yang baik fisik dan tehniknya. Serta memiliki mental yang kuat. ”Mental ini yang paling penting. Biar mereka nggak grogi di pertandingan,” imbuhnya.

Menurut Suyatno, timnya belum menemui kendala yang menghambat rangkaian persiapan. ”Alhamdulillah semua berjalan lancar berkat dukungan pengurus dan Ketua IPSI Kota Depok, Hasanuddin,” ucapnya.

Syuatno berharap, para atlet selalu menjaga kesehatan, dan konsentrasinya berlatih. Terlebih, di masa-masa menjelang ujian kenaikan kelas dan ujian akhir seperti sekarang.  ”Sekolah dan pencak silat harus sama-sama jalan. Sebab, kesuksesan bisa diraih dari jalur akademik di sekolah, maupun lewat jalur non akademik dari pencak silat,” tegasnya.

Harapan senada disampaikan Aris Suwandi, anggota tim monitoring dari lembaga keolahragaan Young Coach yang digandeng sebagai mitra oleh Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata. Aris mencontohkan, atlet pencak silat yang dituntut mengambil keputusan secara cepat dan tepat di pertandingan.

”Untuk mengasah kecerdasan itu, ya harus sekolah dan menambah jam terbang. Jadi, setiap harus cerdas,” seru pria yang bertanggung jawab memonitor cabang olahraga pencak silat, sepak takraw dan sepak bola.

Aris menilai, pencak silat termasuk tim yang memiliki tahapan persiapan cukup baik. ”Mereka memiliki program latihan terstruktur. Dimulai dari penguatan kapasitas fundamental seperti fisik, lalu tehnik dasar,” katanya.

Dia berpesan, hendaknya para pelatih memiliki program latihan yang sistematis dan terstruktur. ”Hindari membuat menu latihan secara spontan saat baru tiba di lokasi latihan,” tutur Aris.

Aris berharap, para atlet bisa menjaga semangatnya latihan. Meskipun di tengah padatnya agenda sekolah, dan jadwal latihan tiga sampai empat kali seminggu. ”Semoga para bisa menjaga semangat dan kesegaran atlet, biar mereka tidak jenuh dan mengurangi efektifitas latihan,” pungkasnya. (mg2)

You may also read!

12 Jamaah Umrah Meninggal

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Ini sungguh tragis dan menyesakan hati. Niat tulus ingin beribadah ke tanah suci. 12 korban jamaah korban biro

Read More...

Kapolda Pantau Penghitungan Suara

RADARDEPOK.COM, DEPOK– Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono, melihat langsung proses penghitungan suara Pemilu serentak 2019 di Kota

Read More...

Calon Pemudik Masih Sepi

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Menjelang musim mudik Lebaran 2019, aktivitas di Terminal Jatijajar masih tampak sepi, kemarin (23/4). Hanya ada

Read More...

Mobile Sliding Menu