Uang Antar Sabu Buat Umrah Ortu 

In Metropolis
DIAMANKAN : RA (31) tertunduk lesu saat rilis pengungkapan peredaran narkotika jenis sabu sebanyak 727,7 gram di Polresta Depok, Selasa (19/3). Foto: AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK–Niat Riko Affandi (RA) memang sangat mulia. Tapi, sebenarnya tidak dibenarkan dalam agama jika penjualan sabu untuk umrahkan orangtua (Ortu). Pria yang berusia 32 tahun ini, dicokok Unit Satresnarkoba Polresta Depok sebagai kurir sabu, Senin (11/3). Saat ditangkap di kontrakan kawasan Beji, polisi berhasil menemukan 727,7 gram sabu.

“Tersangka hanya sebagai kurir tidak mengedarkannya. Setiap barang yang dikirim, diberi upah Rp200 ribu per-gramnya. Pekerjaan antar narkoba ini dilakukan dia untuk berangkatkan umrah orangtuanya,” kata Wakapolresta Depok, AKBP Arya Perdana kepada Harian Radar Depok, di Mapolresta Depok, Selasa (19/3).

Arya menuturkan, dari pengakuan tersangka, dia sudah beraksi sebanyak empat hingga lima kali dalam waktu enam bulan. Setiap kali beraksi, RA mendapat arahan dari bandar (bos) dan mengambil barang haram tersebut di tiang-tiang listrik dengan sistem tempel.

“Ditempel dibungkus pakai plastik di tiang listrik Jalan Arif Rahman Hakim arah Nusantara. Saat digeledah rumah pelaku, narkoba siap edar sudah geletak di lantai rumah,” tuturnya.

Tidak hanya mengantar pesanan narkoba, RA juga mengakui bahwa dia juga sebagai pengguna sabu. Selama sepekan, RA mendapat jatah minimal 3 gram sabu dari bandar. Sebelumnya, RA pernah melakukan hal yang sama pada empat tahun lalu yang mengharuskan dia masuk ke dalam penjara.

“Waktu 2015 dia pernah masuk bui juga, di 2016 RA kenal dengan bandar ini lalu baru keluar sekitar tahun lalu sudah melakukan hal yang sama kembali,” jelas Arya.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan berupa 727,7 gram Sabu, tiga buah timbangan digital, satu kotak berwarna hitam, satu handphone Samsung S8+, dan satu hp Nokia. Jika ditotal, Sabu tersebut seharga Rp1,5 Miliar.

“Pelaku dikenakan Pasal 114 KUHP Ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara,” tutup Arya. (san)

You may also read!

Depok Cekal Kucumbu Tubuh Indahku

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Sebelum beras menjadi bubur. Rabu (24/4), Pemkot Depok melayangkan surat keberatan kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Keladinya, film

Read More...

Walikota Ajak 2.000 Anak Gerimis Telur

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Kota Depok berinisiasi meningkatkan pola pangan dan kecerdasaan tumbuh kembang anak. Caranya, dengan menggaungkan Gerakan Intensif Minum Susu

Read More...

CPNS Dapat Dispensasi

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Dinas Pendidikan Kota Depok mengeluarkan kebijakan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) honorer K2 guna menuntaskan

Read More...

Mobile Sliding Menu