Seleksi Kadis Diperpanjang

In Metropolis
AKTIFITAS ASN : Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) saat beraktifitas di lingkungan Kantor Balaikota Depok. Foto: AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemkot Depok tengah mencari dua slot kosong kursi kepala dinas. Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kota Depok dan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok. Pendaftaran dibuka sejak 6 Maret hingga 20 Maret 2019. Hal tersebut sesuai Surat Pengumuman Nomor: 800/003-PST/BLPSDM/III/2019.

Ketua Panitia Seleksi, Hardiono mengatakan, apabila hingga 20 Maret yang mendaftar di masing-masing jabatan belum mencapai empat peserta, maka waktu seleksi bakal diperpanjang.

“Ya kalau belum ada yang daftar sampai target diinginkan minimal lebih dari tiga orang, harus kita teruskan atau perpanjang pembukaannya sampai seminggu lagi,” kata Hardiono kepada Radar Depok di Balaikota Depok, kemarin (18/3).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok ini berujar, lelang tidak akan dibuka sebelum jumlah pendaftar melebih tiga peserta. Dari informasi yang dia dapat di lapangan, sejauh ini para calon pendaftar hanya baru bertanya-tanya soal kriteria dan persyaratan untuk lolos seleksi.

“Sejauh ini masih baru pada nanya-nanya ke saya, mungkin mereka sedang menyiapkan berkas-berkasnya. Rata-rata kesulitan saat menyiapkan berkas jadi kita hanya bisa menunggu,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Mary Liziawaty menyebut, baru satu peserta yang mendaftar untuk pengisian jabatan Kepala DPUPR. Sehingga dapat dilakukan perpanjangan seleksi.

“Baru satu orang untuk Dinas PUPR, kalau jabatan Dinsos belum ada yang daftar. Bisa dikatakan perpanjang sampai benar-benar ada yang daftar,” ujarnya.

Mary mengungkapkan, nihilnya peserta yang mendaftar pada awal-awal pembukaan seleksi merupakan hal yang lumrah terjadi. Sebab, selain menyiapkan berkas yang tepat sesuai persyaratan, juga masih mengedepankan budaya sungkan. “Jadi masih ada yang menunda-nunda untuk mendaftar, tapi kalau sudah mendekati waktunya habis baru mereka daftar,” ucapnya.

Pelaksanaan seleksi dilakukan secara terbuka berdasarkan amanat UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan PP No. 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil serta Surat Komisi Aparatur Sipil Negara Nomor B-736/KASN/03/2019 tanggal 4 Maret 2019 perihal Rekomendasi Pelaskanaan Seleksi Terbuka JPT Pratama di lingkungan Pemerintah Kita Depok.

Untuk persyaratan umum meliputi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, berusia paling tinggi 56 tahun pada 15 April 2019, sehat jasmani dan rohani, serta tidak pernah dan tidak sedang dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang maupun berat.

Sedangkan persyaratan khususnya, bagi pejabat administrator memiliki pangkat minimal Pembina Golongan Ruang IV/a, Eselon IIa pernah atau sedang menduduki jabatan administrator (Eselon III.a dan Eselon III.b paling kurang dua tahun, Eselon III.b pernah atau sedang menduduki jabatan administrator eselon III.b paling kurang tiga tahun, pendidikan minimal S1, diutamakan S2 (Pasca Sarjana) dari Program Studi ber-akreditasi minimal B, mendapatkan persetujuan dari Pejabat Pembina Kepegawaian, dan pengalaman jabatan dalam bidang tugas yang terkait  dengan jabatan yang dilamar secara kumulatif paling kurang lima tahun.

Persyaratan khusus bagi Pejabat Fungsional, menduduki Jabatan Fungsional Madya sesuai dengan bidang tugas jabatan yang dilamar, memiliki pangkat Pembina Tingkat I Golongan IV/b, dan pendidikan minimal S1 diutamakan S2 (Pasca Sarjana) dari Program Studi ber-akreditasi minimal B.

“Para pendaftar harus membuat surat lamaran ke panitia seleksi diatas materai Rp6000. Dengan format surat lamaran, dan kelengkapan berkas dikirim melalui email ke pansel bkpsdm@depok.go.id atau ke bangrir_bkpsdm@depok.go.,” papar Mary.

Dia menegaskan, surat lamaran mesti dilengkapi sejumlah dokumen terkait, mulai dari daftar riwayat hidup, foto kopi SK kenaikan pangkatan terakhir dan lainnya yang tertera di surat pengumuman lelang. “Berkas persyaratan paling telat dikirim ke Panitia Seleksi 20 Maret 2019 pukul 16:00 WIB,” tutup Mary. (san)

You may also read!

Tidak Bergarasi Denda Rp20 Juta 

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Pemkot Depok tidak main-main, dengan revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Bidang Perhubungan. Aturan

Read More...

Masuk UI Mengular

RADARDEPOK.COM, DEPOK–Gejolak rencana penerapan Secure Parking di kawasan Kampus Universitas Indonesia (UI) masih terus berlanjut. Kemarin, tak hanya mahasiswa

Read More...

Serba “Paket Khusus” di Tewink Salon

RADARDEPOK.COM, DEPOK –  Tewink Salon Muslimah cabang Margonda terus berikan kenyamanan bagi para pelanggan setia. Bagi para karyawan kini

Read More...

Mobile Sliding Menu