SDIT MU Menuju Adiwiyata Provinsi

In Pendidikan
Orangtua dan siswa sedang bercengkrama di stand saat pameran hasil karya daur ulang di halaman sekolah, Sabtu (23/3). Foto: SANI/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, CINERE – SD Islam Terpadu Miftahul Ulum (SDIT MU) termasuk salah satu sekolah swasta yang peduli terhadap lingkungan dan bumi. Seperti saat pembagian rapor Penilaian Tengah Semester (PTS) II, dikolaborasikan dengan pameran produk daur ulang barang bekas di halaman sekolah, Sabtu (23/3).

Kepala SDIT MU, Dedy Susanto mengatakan, pameran produk daur ulang diikuti dari kelas I hingga VI. Dimana, kelas I sampai III membuat produk dari sampah anorganik, serta kelas IV sampai VI membuat poster tentang lingkungan dan bumi.

“SDIT MU mengajarkan siswanya untuk selalu peduli dengan bumi, salah satu caranya mengurangi sampah plastik yang sulit terurai. Contohnya, sampah itu di daur ulang supaya bisa dipakai lagi tanpa harus di buang-buang dan merusak bumi,” katanya kepada Radar Depok.

SDIT MU terpilih mengikuti ajang pemilihan sekolah adiwiyata tingkat provinsi tahun ini. Sehingga pihaknya sedang menjalankan beberapa upaya, di antaranya mengajak seluruh sivitas sekolah mulai menggunakan tempat makan dan minum berbahan non plastik.

“Jadi lebih higienis dan juga bantu bumi agar tetap terjaga. Selain itu, pakai tempat makan dan minum milik sendiri juga dapat terhindar dari berbagai penyakit yang muncul,” jelas Dedy.

Sementara itu, Wakil Kepala SDIT MU Bidang Kurikulum, Muzakkir Harun Al Rasyid menerangkan, kegiatan ini tidak sekedar pameran tetapi juga masuk dalam penilaian juri. Dimana, jurinya adalah siswa dari kelas berbeda, komite sekolah, dan dewan guru.

Dengan terdiri dari empat kategori penilain, meliputi kreativitas, kesesuaian tema, informatif dan menarik, serta kerapihan. Masing-masing kategori diberi penilaian maksimal 25 poin.

“Kegiatan diadakan selama dua hari Jumat-Sabtu, hasil daur ulang ini juga sampah anorganik yang dibawa siswa lalu disimpan di bank sampah sekolah, kemudian mereka daur ulang sesuai kreativitas yang ada,” paparnya.

Di lokasi yang sama, orangtua siswa kelas 1A, Noni mengapresiasi kebijakan dan prgram yang diambil pihak sekolah. Menurutnya, hal ini sangat positif dalam membentuk karakter siswa sejak dini.

“Dengan membuat daur ulang ini sangat bermanfaat sekali untuk anak dan di sekolah lain.  Kami sebagai orangtua akan terus mengawal dan mengarahkan ke anak agar mereka semakin mencintai bumi dengan tidak menggunakan plastik,” pungkasnya. (san)

You may also read!

12 Jamaah Umrah Meninggal

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Ini sungguh tragis dan menyesakan hati. Niat tulus ingin beribadah ke tanah suci. 12 korban jamaah korban biro

Read More...

Kapolda Pantau Penghitungan Suara

RADARDEPOK.COM, DEPOK– Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono, melihat langsung proses penghitungan suara Pemilu serentak 2019 di Kota

Read More...

Calon Pemudik Masih Sepi

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Menjelang musim mudik Lebaran 2019, aktivitas di Terminal Jatijajar masih tampak sepi, kemarin (23/4). Hanya ada

Read More...

Mobile Sliding Menu