Rutan Depok Bebenah Diri

In Metropolis
SUASANA RUTAN: Pengunjung Warga Binaan Pemasyarakatan Rutan kelas II B Depok menikmati suasana baru di salah satu tempat bermain ramah anak yang tersedia di sana, kemarin (15/3). Foto: Sani / Radar Depok

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pasca dinyatakan adanya indikasi Pungutan Liar (Pungli) oleh Ombudsman RI Jakarta Raya, Rutan kelas II B Depok berbenah guna menjadi Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Dari sistem pelayanan hingga ruangan untuk pengunjung warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Kepala Rutan Kelas II B Depok, Bawono Ika Sutomo mengatakan, pembenahan yang dilakukan untuk menciptakan suasana lingkungan kerja dan tempat kunjungan WBP terasa nyaman.

“Kami meniadakan uang tunai bagi warga binaan agar bersih dari pungli, digantikan uang virtual. Pengunjung juga dilarang memberikan uang tunai kepada sanak saudaranya yang sedang menjalani hukuman,” kata Bawono kepada Radar Depok, kemarin (15/3) di Rutan Kelas II B Depok, Cilodong.

Dia menjelaskan, uang tunai yang dimiliki WBP dapat langsung di Top Up ke dalam bentuk kartu E-Money, untuk menjadi uang elektronik. Sistem ini juga berlaku bagi pengunjung

yang ingin memberikan uang kepada WBP, langsung di top up di ruang kunjungan.

“Tidak adanya uang tunai yang beredar, kami ingin menghilangkan segala bentuk pungli di Rutan Depok. Selain itu, seluruh warga binaan dan semua petugas sudah menandatangani surat perjanjian anti pungli,” jelasnya.

Tidak sampai disitu, beberapa kamera pengintai alias CCTV juga terpasang di sudut blok hunian WBP. Sistem pendaftaran kunjungan mulai menerapkan waktu yang disesuaikan, misal pagi dan siang. Serta alat periksa X-Ray juga dipasang memantau pengunjung yang membawa barang besukan.

“Kami pun menyediakan tempat ramah anak-anak, dan ruang bagi ibu yang hendak menyusui anaknya saat berkunjung,” terang Bawono.

Bawono menegaskan, jika terdapat oknum petugas dan warga binaan yang terbukti melakukan pungli, pihaknya tidak segan-segan mengenakan sanksi tegas kepada yang bersangkutan.

“Saya tidak memberi toleransi kepada pelaku, baik itu oknum petugas maupun warga binaan yang terbukti melakukan pungli, akan saya tindak tegas. Sekarang boleh di cek jika Rutan Depok sudah bersih dari pungutan liar,” tegasnya.

Sementara pembenahan dibagian pelayanan untuk warga binaan mendapatkan cuti dan pembebas bersyarat juga dirombak secara total. Salah satu WBP, M. Wahid mengatakan, kini pelayanan sudah semakin cepat dan tidak dipungut biaya.

“Sangat menyenangkan perubahan di pelayanan berkas, pasti cepat dan tidak dipungut biaya apapun,” katanya.

Guna memudahkan warga binaan yang ingin mengetahui prosedur dan berapa remisi yang menjadi haknya. Mereka dapat langsung mengecek sendiri dengan mendatangi Mesin Self Service, yang berada dekat blok hunian, dengan menempelkan sidik jari.

Atas perubahan yang telah dilakukan ini, Rutan Kelas II B Depok berencana akan segera mengundang Ombudsman untuk bersama-sama melihat pembenahan yang terjadi di pelayanan dan administrasi.

“Mudah-mudahan Ombudsman dapat segera datang kesini lagi untuk melihat perubahan yang telah Rutan Depok lakukan secara langsung,” pungkasnya. (san)

You may also read!

ABG Enjoy Bercinta di Depan Polisi Kumpul Kebo Dikontrakan Pancoranmas

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Remaja di Kota Depok sudah kebablasan dalam bergaul. Senin (25/3) dini hari, sebuah kontrakan, yang sempat menjadi base

Read More...

603 Siswa SMK Numpang UNBK

RADARDEPOK.COM, DEPOK–Seluruh siswa kelas XII SMK Negeri dan Swasta di Indonesia menjalani Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Senin-Kamis (25-28/3).

Read More...

BTFA Tembus 16 Besar Piala RK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Beji Timur Football Academy (BTFA) kembali membuktikan eksistensinya di kancah pembinaan pesepak bola usia dini Jawa

Read More...

Mobile Sliding Menu